Mulai 1 Agustus 2022 Mendatang, Tarif KIR di Tangsel Naik

Siberkota.com, Tangerang Selatan – Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor Tangsel, Heris Cahya Kusuma mengatakan mulai tanggal 1 Agustus 2022 mendatang, tarif pengujian emisi kendaraan bermotor atau KIR akan mengalami kenaikan. Kenaikan itu berdasarkan Peraturan Walikota (Perwal) Tangsel nomor 70 tahun 2022.

“Dasar kenaikan tarif uji KIR ini nantinya untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tangsel,” kata Heris saat diminta keterangan, Jumat (22/7/2022).

Lebih lanjut, Heris menerangkan, alasan lain kenaikan tarif uji KIR berdasarkan hasil survei bahwa Kota Tangsel nilai tarif parkirnya paling rendah se-Jabodetabek dan Banten.

“Tidak relevan, karena se-Jabodetabek atau se Banten kita paling rendah biaya uji KIR nya. Kita sudah survei ke beberapa daerah, kita pastikan pengujian kita paling murah. Akhirnya kita naikan, minimal kita samakan dengan daerah sekeliling kita,” paparnya.

Heris melanjutkan, adapun kenaikan tarif KIR dari tarif sebelumnya hanya Rp 20 ribu sampai 35 ribu untuk mobil baru.

“Sebelumnya tarif uji KIR untuk mobil baru  dikenakan Rp 60 ribu, untuk 1 Agustus nanti menjadi Rp 80 ribu. Kalau untuk pengujian berkala kedua itu sebelumnya Rp 53 ribu jadi Rp 65 ribu, ada kenaikan Rp 12 ribu. Dulu semua jenis kendaraan disamaratakan sekarang dibedakan sesuai dengan ukuran kendaraan,” terang Heris.

Heris menambahkan, dengan kenaikan tarif uji KIR diharapkan Pemdapatan Asli Daerah (PAD) meningkat. 

“Targetnya Rp 2,1 miliar. Sebelumnya Rp 1,7 miliar enggak tercapai. Semoga tahun ini tercapai dan untuk tahun depan target Rp 2,3 bisa tercapai,” tandasnya.

Sementara, Ketua Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Tangsel, Mahludin Sica menangaku tidak keberatan dengan kenaikan tarif uji KIR.

“Kami mendukung yang terbaik buat pemerintah Kota Tangsel, memang penyesuaian ini sudah berdasarkan hasil survei ke pengusaha angkutan dan tidak ada yang keberatan. Kecuali angkot, memang sampai saat ini dia tidak pernah uji KIR, dari mana buat KIR, buat makan saja susah,” jelas Mahludin.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.