Soal Dugaan Tipikor Retribusi Sampah, Kejari Cilegon Periksa 40 Saksi

SiberKota.com, Cilegon – Perihal dugaan atas indikasi tindak pidana korupsi (tipikor) retribusi sampah tahun 2020-2021, Kejari Kota Cilegon telah memeriksa 40 saksi.

Kasi Pidsus Kejari Cilegon, Ryan Anugrah menyatakan, pihaknya telah mengumpulkan beberapa alat bukti, hasil dari keterangan saksi.

“Perkara retribusi sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon tahun 2020-2021 posisi saat ini kami masih melakukan pengumpulan alat bukti. Alat bukti ini yang paling banyak saat ini kami intensifkan mengenai keterangan saksi. Nah, saksi sudah kami periksa kurang lebih 40 orang,” ucapnya, Senin (1/7).

Ryan menyebutkan, pemeriksaan puluhan saksi itu terdapat dari unsur Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon hingga pihak swasta sebagai pihak ketiga.

“Terdiri dari pihak penyedia layanan transportasi jasa angkut sampah, sumber perusahaan sampah, kemudian dari unsur Pemkot itu dari DLH Kota Cilegon,” ungkapnya.

Ryan mengatakan, pihaknya telah meminta penghitungan kerugian negara atas kasus ini kepada Inspektorat Provinsi Banten.

Namun, lanjut Ryan, perhitungan taksiran kerugian negara tersebut masih belum rampung atau masih dalam tahap perhitungan.

“Posisi terakhir adalah kita sudah melakukan permohonan penghitungan kerugian negara ke Inspektorat Provinsi Banten. Saat ini masih tahap penghitungan. Untuk proses selanjutnya kami masih pengumpulan alat bukti untuk menetapkan tersangka agar sesuai dengan kaidah-kaidah aturan tindak pidana,” tandasnya.

Baca berita SiberKota lainnya, di Google News

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.