PHL Kali Asem Bantar Gebang Demo, Tuntut Pembayaran Honor

SiberKota.com, Kota Bekasi – Pekerja Harian Lepas (PHL) Kali Asem Bantar Gebang Kota Bekasi bersama Revolusi Pemuda Bekasi melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Bekasi.

Hal tersebut mereka lakukan guna menyuarakan tuntutannya mengenai pembayaran honor PHL yang tak kunjung dibayar.

Salah seorang PHL Kali Asem Bantar Gebang, Warna Supriyadi menyatakan, alasan atas belum adanya pembayaran ialah terdapat kendala di anggaran.

“Sejak 5 bulan yang lalu pas kita kontrak baru Januari tahun 2024 hitungannya. Nah, kendalanya anggaran, udah ini dia mengatakan payung hukumnya tidak ada karena dia melihat hanya aturan presiden, Perpres tentang jasa dan barang itu wajib di Outsourcing. Kalau memang itu Outsourcing, tidak ada PHL, adanya buruh. Gak mungkin dong pake undang-undang perburuan, karena berbeda, kan,” jelasnya, Rabu (22/05).

Menurut Supriyadi, alasan pihal terkati atas kendala nunggak nya pembayaran pada PHL ini terlalu berbelit. Sehingga, memunculkan kerancuan.

“Nah, tapi ada kebijakan di sini namanya surat edaran Menteri Menpan RB. Nah, PHL ini tidak lolos P3K itu wajib dipekerjakan PHL, tapi dengan pengecualian tidak menerima pendaftaran yang baru dulu 2024, tapi faktanya di kedinasan yang lain justru ada PHL nya dengan alasan itu dari APBD. Ya, kan kita dari hibah, kenapa kita tidak turun, alasannya kalau tidak ada ini hibahnya harus dikembalikan nanti akan ditemukan oleh pihak BPK atau KPK kan kita bingung nih hibah dikembalikan,” urainya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yudianto mengungkapkan bahwa proses pencairan honor 250 PHL Kali Asem menunggu dana dari DKI Jakarta.

Yudianto berjanji, apabila dana dari bantuan Provinsi DKI Jakarta telah cair, pihaknya akan langsung memberikan kepada PHL Kali Asem.

“Terkait dengan proses pencairan dana untuk honorarium PHL Kali Asem, ya secara prinsip kontrak dan pekerjaan juga sudah selesai semuanya, ini hanya tinggal menunggu dana dari bantuan Provinsi DKI. Sampai saat sekarang memang belum di transfer, jadi kita menunggu kalau itu sudah selesai di transfer DKI dan Insya Allah itu langsung cair,” ungkapnya.

Baca berita SiberKota lainnya, di Google News

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.