Fasilitas Pendidikan untuk Lulusan SD dan SMP Negeri Jakarta Terbatas

SiberKota.com, Jakarta – Daya tampung lulusan SD dan SMP Negeri di Provinsi DKI Jakarta dipastikan masih terbatas atau jauh dari kata cukup

Hal itu bisa terlihat di website https://disdik.jakarta.go.id/ mengenai jumlah sekolah negeri yang ada di DKI Jakarta.

Pada website tersebut Jumlah SD Negeri di Jakarta sebanyak 1.305, SMP Negeri sebanyak 293, dan SMA Negeri sebanyak 117.

Sedangkan, dari jumlah tersebut, daya tampung untuk SMP Negeri sebesar 71.000 atau 47% dari 151.000 peserta didik yang tamat SD.

Lalu, untuk SMA Negeri daya tampungnya hanya 20.130 atau 35% dari 139.841 peserta didik yang tamat SMP.

Dengan keterbatasan itu, anak-anak yang baru lulus tidak dapat menikmati fasilitas pelayanan pendidikan yang merupakan hak bagi mereka.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Purwosusilo mengungkapkan langkah-langkah dalam penanggulangan kondisi itu.

Purwosusilo menyatakan, pihaknya akan melakukan rehabilitasi bangunan dan menambahkan SMP Negeri.

“Merehab bangunan SD. Bangunan yang sedikit gede kemudian menjadi bangunan yang sekolah terintegrasi. Yang belum ada SMP, nanti ada tambahan SMP di SD. Itu pak upayanya,” ungkapnya dalam Rapat Kerja Bersama Komisi E DPRD DKI Jakarta, Senin (27/5).

Kemudian, perihal pelibatan sekolah swasta, Purwosusilo memastikan ada pada PPDB Bersama.

Lalu, mengenai sekolah gratis, ia mengklaim, penyebaran Bantuan Sosial (Bansos) sudah tepat sasaran.

“Terkait dengan sekolah gratis. Tidak ada namanya tidak tepat sasaran Bansos, tidak ada tunggakan tebus ijazah dan sebagainya. Sekolah gratis kami juga sepakat pak, dan kami sudah melakukan kajian yang mengerucut. Tapi untuk tahun ini dan 2025, kami kan juga butuh waktu untuk sosialisasi dan sebagainya. Formulanya sudah ada dan kami sudah laporan ke Pimpinan,” paparnya.

Senada, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Basri Baco menyampaikan bahwa pihaknya masih berkomitmen dalam mewujudkan sekolah gratis di Jakarta.

Namun, untuk tahun ini, pemerintah DKI Jakarta tengah memperluas PPDB Bersama di tiap sekolah swasta yang telah berkolaborasi.

“Ya, kan faktanya hari ini begitu. Sehingga, memang demi rasa keadilan bagi seluruh rakyat Jakarta dan siswa Jakarta. Yang pertama, kita masih fokus dan komit untuk mewujudkan sekolah gratis. Namun, untuk tahun ini kita akan memperluas PPDB Bersama. PPDB Bersama itu adalah sekolah-sekolah swasta kita gandeng. Sehingga, daya tampung yang sedikit bisa lebih banyak, Itu aja,” urainya.

Perihal mewujudkan sekolah gratis, Basri berharap program tersebut bisa selesai di tahun 2027.

“Itu langkah awal yang bisa kita bantu dalam rangka belajar untuk mempersiapkan diri menjadi program mewujudkan sekolah gratis untuk semua siswa. Harapannya paling lambat 2027 harus udah gratis. 2025-2026 kita lagi belajar,” tandasnya.

Baca berita SiberKota lainnya, di Google News

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.