Ketua DPRD Lebak Bantah soal Surat Rekomendasi PPK Pilkada yang Viral

SiberKota.com, Lebak – Ketua DPRD Lebak, M. Agil Zulfikar membantah atas surat rekomendasi nama-nama calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilkada 2024 yang datang dari pihaknya.

Agil menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar adanya. Sebab, dalam aturannya, keluar-masuknya surat DPRD Lebak itu seharusnya ada tandatangan Ketua DPRD.

“Yang pertama saya tegaskan, rekomendasi itu tidak ada. Jadi, saya sudah cek langsung hari itu juga ketika tersebar di media. KPU tidak ada di institusi DPRD juga, dan lagi memang surat keluar-masuk DPRD itu kan tandatangannya, tandatangan saya, tidak ada yang lain. Maka saya pastikan tidak ada,” ungkapnya.

Saat disingung atas beredarnya surat rekomendasi titipan PPK dari DPRD Lebak yang sempat viral di media sosial, Agil menyatakan, tidak mengetahui siapa yang membuat surat tersebut.

“Entah kemudian diciptakan oleh siapapun itu, yang jelas saya berkapasitas untuk memastikan KPU dan DPRD itu tidak ada surat nya. Ya, karena kemarin ada aksi dari mahasiswa, maka tindaklanjutnya penelusuran untuk memastikan bahwa biar tidak ada lagi asumsi-asumsi liar,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang beredar, surat tersebut ber Kop resmi DPRD Lebak, yang ditandatangani Wakil Ketua DPRD Lebak, Junaedi Ibnu Jarta, tertanggal 8 Mei 2024 dengan nomor 170/232-DPRD/V/2024

Terlampir pula 29 dan di stempel resmi DPRD, serta terlampir nama-nama yang diajukan untuk menjadi PPK berikut penempatannya.

Berikut isi dari surat tersebut:

“Disampaikan dengan hormat, sehubungan dengan penerimaan calon anggota PPK / badan ad hoc pada pilkada 2024 yang di selenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Lebak, maka dengan ini Pimpinan DPRD Kabupaten Lebak Merekomendasikan kepada nama-nama tersebut di bawah untuk diprioritaskan sebagai anggota PPK / Badan Ad Hoc Pilkada 2024 sesuai dengan penempatan yang sudah di tentukan, adapun nama — nama tersebut terlampir. Demikian permohonan ini untuk menjadi maklum, atas perhatiannya dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih”.

Baca berita SiberKota lainnya, di Google News

You might also like
1 Comment
  1. […] temanya bernama Perong (DPO) sebagai upah setelah mengambil sabu-sabu seberat 50 gram bersama rekannya Dwi (DPO) dari […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.