Kejagung dan Kejari Tangsel Tangkap Buronan Roland Yahya, Usai Nyoblos di Jakarta

SiberKota.com, Jakarta – Tim intel Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap seorang pelaku tindak pidana penipuan dan penggelapan kerjasama usaha, Roland Yahya (44), usai pencoblosan Pemilu 2024.

Pasalnya, penangkapan tersebut usai Roland Yahya memberikan hak suaranya di TPS  kawasan Kramat, Jakarta Selatan, Rabu 14 Februari 2024.

Kepala Kejaksaan Negeri Tangsel, Silpia Rosalina membenarkan hal tersebut. Pasalnya, penangkapan Roland Yahya pelaku kasus penipuan tersebut, sekitar pukul 12.00 WIB.

“Terdakwa kami amankan, persis setelah terdakwa berada di luar TPS setelah nyoblos,” ujar Silpia di lokasi.

Menurut Silpia, penangkapan terpidana Roland Yahya merupakan perintah atas Putusan Mahkamah Agung RI No: 872 K/Pid/2021 tertanggal 06 Oktober 2021.

Dalam putusannya, lanjut Silpia, Roland Yahya terbukti secara sah melakukan tindak pidana penggelapan dan menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun.

Sehingga, dari penangkapan ini, pihak Kejari Tangsel akan melakukan eksekusi melalui Jaksa Eksekutor terhadap Roland Yahya.

Pasalnya, terpidana Roland Yahya akan menjalani hukuman di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang sebagaimana putusan Mahkamah Agung.

Silpia mengungkapkan, sebelumnya Pengadilan Negeri Tangerang memutuskan, terpidana telah terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan.

Namun, putusan tersebut dakwaannya bukan lah tindak pidana. Sehingga, Rolan Yahya bebas dari segala tuntutan hukum.

Dakwaan tersebut melalui Putusan Nomor: 2404/Pid.B/2020/PN Tng tertanggal 01 April 2021.

“Terpidana telah terbukti melakukan perbuatannya, tetapi bukan merupakan tindak pidana dan melepaskan terdakwa,” tandasnya.

Baca berita SiberKota lainnya, di Google News

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.