Kecamatan Palmerah Terus Intervensi Sehat Masyarakat

Siberkota.com, Jakarta – Forum Kader Posyandu Indonesia (FKPI) bersama Puskesmas Kecamatan Palmerah konsisten intensifkan penanganan kasus stunting. Pola pembakalan materi maupun praktek, serta pengawasan langsung secara simultan.

Kecamatan Palmerah menjadi pilot projek program gerakan pencegahan stunting intervensi sehat. Camat Palmerah, Joko Mulyono dalam hal ini meminta program gerakan pencegahan stunting intervensi sehat yang berjalan dapat terus berkelanjutan.

Menurutnya, program intervensi sehat telah dilakukan dalam bentuk pemberian makanan bergizi pada bayi di bawah dua tahun (Baduta) berpotensi stunting dan ibu hamil kekurangan energi kronis (Bumil KEK) dinilai berhasil dalam mencegah kasus stunting di wilayah Kecamatan Palmerah.

Sebanyak 31 Baduta berpotensi stunting yang diintervensi selama 3 bulan, dikatakan Joko menunjukan keberhasilan dalam pertumbuhan.

“Di lanjutkan (penangannya), selama tiga bulan diintervensi, 31 Baduta tersebut mengalami pertumbuhan, walau itu cuma 3 cm. Tapi, itu menjadi progres dan starting poin di wilayah Kecamatan Palmerah,” ucap Joko, Senin (26/6/2023).

Dirinya meminta, para kader posyandu dan seluruh elemen masyarakat untuk memantau bersama perkembangan baduta berpotensi stunting yang mengalami pertumbuhan.

Ditambahkan Ketua Umum Pusat Forum Kader Posyandu Indonesia (FKPI), Baharuddin, program gerakan pencegahan stunting di wilayah Kecamatan Palmerah dilaksanakan selama tiga bulan, terhitung dari bulan Maret hingga Mei 2023.

Sebelum melakukan kegiatan tersebut, lanjut Baharuddin, pihaknya terlebih dahulu memberikan sosialisasi kepada para kader posyandu berupa pembekalan materi dan praktek, serta setiap 2 minggu pemantauan.

Ia mengklaim, tingkat keberhasilan program ini mencapai 97%, dengan 40 yang diintervensi meliputi, 31 Baduta berpotensi stunting dan 10 ibu hamil (Bumil) Kekurangan Energi Kronis (KEK) di wilayah Kecamatan Palmerah.

“Keberhasilan program tersebut, kalau Baduta, bisa dilihat dari pergerakan angka pertumbuhannya,” tukas Baharuddin.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.