ULP Tangsel Sosialisasikan Ekatalog Versi 6
Siberkota.com, Tangerang Selatan – Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Tangerang Selatan melakukan sosialisasi perubahan sistem pengadaan berbasis Ekatalog bersi 5 menjadi versi 6.
Kepala ULP Kota Tangsel, Muhammad Hardi mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait adanya perubahan pada sisitem Ekatalog versi 6.
“Karena versi 5 kemarin sudah berjalan dengan baik, jadi sekarang kita harus menyamakan persepsi dengan adanya Ekatalog yang versi 6. Sebab, versi 6 banyak perubahannya, maka harus disama kan persepsi dengan semua OPD agar tidak ada mis persepsi. Begitu versi 6 nya sudah berjalan, teman-teman bisa langsung pakai,” ungkap Hardi saat diminta keterangan, Senin 20 November 2021.
Lebih lanjut, Hardi menerangkan, perubahan sistem ekatalog versi 5 ke versi 6 adalah ekatalog versi 6 lebih rill pengadaannya layaknya seperti Toko Pedia dan Sophe. Sedangkan, sistem Ekatalog versi 5 masih terkotak.
“Jadi kalau di versi 6 itu, penyedia A dengan domisili kota A udah bisa menjual kemana-mana. Persis kyak Toped. Kalau dulu etalase nya di Kota atau Kabupaten tertentu. Nah, sekarang dia tidak butuh lagi etalase yang di tambah-tambah sampai banyak. Begitu ada produknya dia sudah bisa beli,” terangnya.
Meskipun sistem pengadaan menggunakan ekatalog saat ini sudah diberikan kemudahan, Hardi menghimbau kepada seluruh OPD selaku pengguna harus berhati-hari dalam melakukan bertransaksi.
“Setiap pembelian harus kita lihat secara detail, jadi misalnya PDN nya harus kita cek betul, sesuai atau tidak. Jadi teman-teman harus pengayaan dalam hal pembelian. Jangan sampai kita beli komputer, tiba-tiba pas di cek produk plastik. Ya itu lah, ketika kita dimudahkan, kita harus teliti dalam membeli,” imbaunya.
Untuk diketahui, sepanjang tahun 2023 transaksi Ekatalog di Kota Tangsel mencapai 600 miliar.(Adv)