Bawaslu Banten Mencatat Ada 33 Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu 2024

Siberkota.com, Serang – Selama berjalannya Pemilu Serentak Tahun 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten mencatat telah menerima 33 laporan dugaan berbagai jenis pelanggaran.

“Total yang kita terima laporan per bulan ini itu ada 33, ada yang di register dan ada yang tidak diregister karena kekurangan syarat formil maupun materil. Itu terdiri dari laporan dan temuan, untuk laporan ada 19 selebihnya temuan dari Bawaslu, temuan -temuan ini terkait administrasi kemudian dugaan tindak pidana,” ujar Komisioner Bawaslu Banten Badrul Munir saat ditemui di kantor KPU Banten Jumat (8/3/2024).

Lebih lanjut, Badrul Munir mengatakan, dari puluhan laporan tersebut belum ada yang naik ke tingkat penyidikan.

“Yang baru diselesaikan rata rata terkait paling pelanggaran netralitas ASN, kemudian kode etik penyelenggara dan administrasi,” katanya.

Badrul menerangkan, beberapa laporan atau aduan terkait money politik atau politik uang masih dalam proses kajian atau pemeriksaan. Namun beberapa laporan lain tidak memenuhi unsur pelanggaran. Tindak pidana yang diproses adalah ketika ada laporan atau temuan itu di register oleh Bawaslu, kemudian Bawaslu akan mengajak penyidik kepolisian dan jaksa umum untuk membahas kasus secara bersama untuk dilakukan pemeriksaan.
“Bawaslu dan kepolisian memproses itu maksimal 14 hari setelah 14 jika kemudian ditemukan memang betul ada dugaan tindak pidana pemili memenuhi syarat maka itu akan dilaporkan ke SPKT,” ungkap Bahrul.

Saat disinggung soal alaporan pengelembungan sudara dan pergeseran suara, Badrul mengaku sampai saat ini masih nihil.

“Kalau ke Bawaslu banten belum ada laporan yang masuk terkait pergeseran suara atau penggelembungan, tapi kalau di beberapa kabupaten/kota sudah pernah ada laporan masuk dan itu sudah diperbaiki pada saat rekapitulasi tingkat Kabupaten,” pungkasnya.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.