Terkait Pengusiran Wartawan, DPRD Komisi II Sampaikan Permohonan Maaf Kepada FORJA

Siberkota.com, Kabupaten Tangerang – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menyatakan permohonan maaf di depan Forum Kerja Jurnalis (Forja) Kabupaten Tangerang terkait pengusiran kepada beberapa anggotanya yang sedang meliput, Senin, (20/6/2022).

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, Nasrullah mengatakan terkait pengusiran kepada insan pers itu dikarenakan adanya mis komunikasi sehingga timbul persepsi yang berbeda dan tidak ada niatan untuk mengusir.

Kendati begitu dirinya menyadari, memang ada kata-kata yang kurang pantas dan menyinggung wartawan pada saat itu. Dirinya pun mengaku khilaf dan meminta untuk dibukaan permintaan maafnya.

“Mungkin itu, kekhilafan saya, kita memohon maaf sebesar-besarnya. Tentunya kami ingin bermitra dengan media,” ungkapnya.

Dikatakan Nasrullah, saat ada pembahasan antara komisi II dengan Disnaker Kabupaten Tangerang tidak menyembunyikan informasi apapun. Lanjutnya, dirinya siap membeberkan percakapan antara dirinya dengan Dinas Tenaga Kerja.

“Yaitu, tentang pengawasan Dinas Ketenagakerjaan terhadap industri-industri yang ada di Kabupaten Tangerang. Pasalnya, selama ini dinas tersebut tidak memiliki taring dalam pengawasan. Tidak ada hal aneh-aneh sebetulnya,” jelasnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang, Tasripin menambahkan, terkadang memang para anggota DPRD pun tidak mengetahui adanya wartawan yang sedang menjalankan profesinya. Dia juga berharap untuk kedepannya DPRD dan media terus menjalin komunikasi dengan baik.

“Terkadang memang tidak tahu kalau ada teman media. Karena id card juga tidak dipakai. Karena yang berpakaian santai bisa jadi intel, bisa jadi media bisa jadi siapa saja. Mungkin ini hanya mis saja, kami berharap kedepannya komunikasi bisa terus terjalin agar tidak ada ke salah fahaman,” ujarnya.

Sementara itu, Azmi Samsul menambahkan, dirinya mengapresiasi terkait itikad baik yang dilakukan oleh Komisi II terhadap teman-teman wartawan. Khususnya Forum Kerja Jurnalis Kabupaten Tangerang.

Pria yang menjabat sebagai Sekretaris Jendral (Sekjen) Forja itupun berharap, para wakil rakyat dan pemangku jabatan bisa menghargai dan tidak memandang rendah profesi seorang jurnalis.

“Saya mengapresiasi itikad baik yang dilakukan oleh Komisi II terkait kesalahfahaman yang telah terjadi. Ketika orang sudah meminta maaf, kenapa tidak memafkan,” tandasnya.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.