Siltap Belum Dibayar, Perangkat Desa Gelar Aksi di Pemkab Serang

SiberKota.com, Serang – Para perangkat desa di Kabupaten Serang menggelar aksi di kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Serang pada Jumat (22/12).

Aksi tersebut merupakan tuntutan atas pembayaran penghasilan tetap (Siltap) perangkat desa Kabupaten Serang yang belum mereka terima.

Pasalnya, gaji bulanan Siltap bisa mereka dapatkan, jika sudah melakukan aksi atau audiensi di kantor Pemkab Serang.

“Ketika minta Siltap kita harus melakukan aksi dulu, audensi. Kan, kita lelah,” kata Amin Nazizi, Koordinator Perangkat Desa Kabupaten Serang.

Amin mengungkapkan bahwa kejadian tunggakan Siltap perangkat desa ini sudah berlangsung hingga tiga tahun lamanya.

“Ini persoalannya penghasilan kita, untuk kebutuhan, bukan hal-hal lain. Kita hanya meminta gajih kita,” terangnya.

Menurut Amin, Siltap yang perangkat desa Kabupaten Serang terima, terbilang jauh lebih kecil dari kabupaten lainnya di Provinsi Banten.

Sehingga, dengan adanya penunggakan yang berlangsung tiga tahun lamanya ini, pihak perangkat desa banyak yang mengeluhkan.

Pasalnya, untuk menutupi kebutuhan hariannya, banyak dari para perangkat desa melakukan subsidi silang.

“Kita banyak yang pinjam dari orang tua untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Bahkan, lanjut Amin, sampai ada perangkat desa yang rela menumpang, tinggal di rumah orang tua atau mertuanya.

“Ada yang sudah punya rumah, sampai ikut tinggal ke orang tua atau mertua. Numpang dulu lah bahasa kasarnya,” tuturnya.

Pada aksi kali ini, ucap Amin, pihak Pemkab Serang memang secara langsung mengajak audiensi.

Namun, hasil dari audiensi ini tidak membuahkan hasil yang memuaskan untuk para perangkat desa.

“Tadi setelah ditanya ke teman-teman semuanya, hasil audensi ini tidak merasa puas,” katanya.

Oleh karenanya, para perangkat desa mengancam akan melakukan aksinya kembali pada tanggal 27/28 Desember 2023.

“Kita pastikan akan ada aksi susulan dengan masa yang cukup besar,” tegasnya.

Keterlambatan Pembayaran Siltap, karena Dana dari Pusat Belum Cair

Menangapi hal tersebut, Plt Kepala BPKAD Kabupaten Serang, Roni Rohani Sanjadirja menjelaskan keterlambatan atas gaji Siltap para perangkat desa.

Menurut Roni, kendala dari keterlambatan pembayaran Siltap, karena pihaknya belum menerima kucuran dana dari Pemerintah Pusat.

“Kendalanya karena dana dari pusat belum turun, kami masih berharap dana dari pusat agar di transfer,” ungkapnya.

Roni berjanji, jika dana dari pusat sudah turun, Pemkab Serang akan langsung mempersiapkan pembayaran gaji Siltap untuk Bulan Desember

“Kalau sudah turun, insya Allah kami akan persiapkan untuk pembayaran Siltap bulan ini,” ucapnya.

Roni membantah atas pernyataan pemberian gaji Siltap setelah adanya aksi dari para perangkat desa.

“Kita masih melihat kondisi keuangan, bukan berarti gajih Siltap diberikan ketika ada aksi saja. Saya sudah koordinasi dengan DPMD,” paparnya.

Ia menegaskan, pihaknya selalu menganggarkan setiap tahunnya untuk Siltap. Namun, ada kendala pada transfer dari pusat setiap bulannya.

“Setiap tahun kita anggarkan. Karena kebutuhan transfer dari pusat setiap bulannya itu kurang, kalau dibandingkan kebutuhan gajih untuk perangkat desa,” tandasnya.

Baca berita SiberKota lainnya, di Google News

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.