Prodi Elektro UNPAM Gelar PKM, Akan Membuat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro di Desa Cipanas
Siberkota.com, Tangerang Selatan – Dalam rangka menjalankan Program Desa Binaan. Prodi Teknik Elektro, Para Dosen, Alumni serta Mahasiwa Aktif Universitas Pamulang (UNPAM) melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Cipanas, Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon, Jum’at (2/4/2021) lalu.
PKM kali ini akan menerapkan hasil karya tugas akhir mahasiswa Teknik Elektro Unpam yakni sebuah prototype Pembangkit Listrik Tenaga Mikro hydro (PLTMH).
Pantauan dilokasi, kedatangan Tim PKM dan Survie disambut baik oleh Kepala Desa dan warga sekitar.

Salah seorang anggota PKM, yang merupakan Alumni Mahasiswa Teknik Elektro UNPAM Tarjana menjelaskan, dalam kunjungan PKM tersebut pihaknya mensosialisasikan dan memperkenalkan institusi Universitas Pamulang Fakultas Teknik/Teknik Elektro terkait rencana program Desa Binaan di Desa Cipanas. Selain sosialisai, pihaknya juga memberikan gambaran kepada masyarakat yang akan dibuat di Desa tersebut dengan memberikan contoh sebuah prototype Pembangkit Listrik Tenaga Mikro hydro (PLTMH).
“Tujuan program ini, membantu meringankan program yang dicanangkan oleh pemerintah melalui shering pengetahuan dan infomasi untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan dalam mengatasi kebuntuan pengetahuan dan membantu menurunkan angka kemiskinan di Desa Cipanas Kecamatan Dukuhpuntang Kabupaten Cirebon,” ujar Tarjana.
Sementara, Ketua Prodi Teknik Elektro Unpam, Ariyawan Sunardi, S.Si, M.T mengatakan, program PKM pembuatan alat prototype Pembangkit Listrik Tenaga Mikro hydro (PLTMH) tersebut baru tahap sosialisasi kepada masyarakat Desa Cipanas yang merupakan salah satu esa tertinggal di Kabupaten Cirebon.
“Jadi kemarin sedang sosialisasi untuk rencana penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMh) dan penerangan dengan sel surya,” Jelas Aryawan saat dikonfirmasi Kamis (22/4/2021).
Aryawan menjelaskan, untuk melakukan pembenahan di desa tersebut, pihaknya dalam waktu dekat akan membuat proposal sebagai Desa Binaan UNPAM dan dikirimkan kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggaldan Tranmigrasi.
“Kita sudah melakukan survei an penelitian dan untuk rencana anggaran biaya (RAB) nya sekitar Rp. 50 jutaan. Mohon do’anya semoga pengajuan proposal kami bisa tembus, sehingga dapat membantu masyarakat yang ada di Desa Cipanas itu,” jelas Aryawan.(Aryw/Ban).