Siberkota.com, Tangerang Selatan – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat ini sedang bersiap menjadi Kota Pendidikan.
Wali Kota Tangsel Benyaain Davnie mengatakan, untuk mewujudkan itu, pihaknya terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas secara menyeluruh di bidang pendidikan.
“Struktur fisik pendidikan sudah hadir di Tangerang Selatan. Dari berbagai pihak, swasta, negeri, pendidikan agama, yang orientasi luar negeri dan lain sebagainya, kemudian juga yang harus kita bentuk ke depannya adalah ekosistem pendidikan, jadi belajarnya bukan hanya di lingkungan sekolah tapi belajarnya juga di luar lingkungan sekolah juga kita jadikan ekologi pendidikan, sehingga nanti orang akan berbondong-bondong untuk menyekolahkan anaknya di Tangerang Selatan, karena unggul,” ungkap Benyamin.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Deden Deni akan mempersiapkan formula terbaik guna menjadikan Tangsel sebagai Kota Pendidikan, salah satunya dengan edukasi mengenai hukum.
“Tiga dosa besar dunia pendidikan, bully, intoleransi, dan pelecehan seksual. Pelecehan seksual ini kan tipis sekali batasannya, bayangkan untuk guru mata pelajaran tertentu seperti guru olahraga, guru kesenian, bisa jadi siswanya, bisa jadi guru jadi korban, korban karena persepsi tadi. Ini karena ketidaktahuan, oleh karena itu kami juga mengedukasi guru dia harus paham juga dengan masalah hukum jangan sampai karen ketidaktahuan dia jadi korban,” tutup Deden.