Siberkota.com, Tangsel – Dinamika regenerasi kepemimpinan pemuda di Kota Tangerang Selatan memasuki babak baru. Musyawarah Daerah (Musda) DPD Gerakan Mahasiswa Kosgoro (Gema Kosgoro) Tangsel resmi menetapkan Farid Maulana Putra sebagai Ketua Umum Terpilih periode 2026–2031.
Penetapan tersebut berlangsung dalam forum Musda yang diikuti jajaran DPN, DPW, DPD, perwakilan Pimpinan Komisariat (PK), kader, senior Kosgoro, serta sejumlah organisasi kepemudaan, Cipayung dan organisasi mahasiswa di Kota Tangerang Selatan.
Farid ditetapkan secara Aklamasi setelah memperoleh dukungan penuh dari seluruh pemilik suara dalam forum. Keputusan tersebut sekaligus menandai dimulainya fase baru kepemimpinan Gema Kosgoro Tangsel dengan tantangan yang semakin kompleks.
Dalam pidato perdananya, Farid menegaskan bahwa jabatan yang dipercayakan kepadanya bukan sekadar posisi organisatoris, melainkan amanah yang harus diterjemahkan melalui kerja nyata.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang harus kita jalankan bersama. Fokus kita ke depan adalah memperkuat konsolidasi, meningkatkan kapasitas intelektual dan kepemimpinan kader, serta memastikan Gema Kosgoro hadir memberikan dampak nyata bagi pemuda dan masyarakat,” tegas Farid.
Menurutnya, organisasi kepemudaan tidak cukup hanya aktif dalam ruang-ruang internal organisasi. Gema Kosgoro harus mampu membaca persoalan daerah, membangun gagasan, serta mengambil bagian dalam proses pembangunan Kota Tangerang Selatan.
Langkah awal kepemimpinan Farid akan dimulai dengan penyusunan kepengurusan baru bersama tim formatur. Struktur tersebut diharapkan mampu mengakomodasi berbagai potensi kader sekaligus memperkuat produktivitas organisasi.
Kepemimpinan periode 2026–2031 juga diharapkan menjadi momentum bagi Gema Kosgoro Tangsel untuk memperluas jejaring kolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, Cipayung, organisasi mahasiswa, akademisi, maupun berbagai elemen masyarakat.
Dengan terpilihnya Farid Maulana Putra secara aklamasi, Gema Kosgoro Tangsel kini menghadapi pekerjaan besar: membuktikan bahwa regenerasi kepemimpinan bukan sekadar pergantian nama di struktur organisasi, tetapi mampu melahirkan gagasan, gerakan, dan kontribusi nyata bagi Tangerang Selatan.
You might also like