Asap Karhutlah di Palembang Semakin Parah, Warga Dibuat Sesak hingga Batuk-batuk

Siberkota.com, Palembang – Dampak dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) membuat kondisi udara di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) semakin memburuk akibat kepulan kabut asap tebal.

Hal itu tampak terlihat di pusat Pemerintahan Kota Palembang, dimana seluruh ruas jalan, rumah,kantor DPRD, Diskominfo hingga Kantor Gubernur diselimuti kabut asap tebal.

Salah seorang warga Palembang, Berta mengatakan, kondisi demikian sudah terjadi sejak bulan yang lalu. Namun, hari ini yang paling parah, sebab jarak pandang mata saat mengendarai motor hanya 5 meter sampai 10 meter.

“Jarak pandang 10 meter sudah belur penglihatan, terus kalo jarak 5 meter itu lah nyipit-nyipit mata kita itu,” keluhnya saat diminta keterangan.

Tak berhenti disitu, dampak lainnya Berta mengaku saat ini kondisi kesehatannya terancam. Sebab, dia dan beberapa rekan kerjanya mengalami batuk-batuk tak kunjung sembuh sejak 1 mingggu terakhir.

“Kita batuk-batuk ngga sembuh, mana napas sesak, masker udah sampe dua lapis tetap aja tembus asepnya. Binggung kita mau gimana lagi,” lirihnya.

Hal senada dikeluhkan warga lainnya, Rosa mengaku menderita dengan adanya asap Karhutlah yang menyebar di Kota Palembang. Selain batuk-batuk, baju yang dikena saat bekerja pun sudah bau asap semua.

“Pokoknya bau asap itu sampai nempel dibaju, batuk-batuk ngga sembuh-sembuh,”

Dengan adanya kondisi seperti ini, mereka berharap kepada Gubernur maupun Walikota yang menjabat agar mencari solusi terkait Bencana Asap Karhutlah.

“Kalau terus seperti ini, warga lama-lama bisa mati karena engap,” harapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Siberkota.com masih terus menggali informasi lebih jauh.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.