Urus Parkir Liar Diatas Trotoar Ngga Becus! Komunikolog Politik Minta Walikota Copot Kadishub Tangsel
Siberkota.com, Tangerang Selatan – Persoalan banyaknya parkir liar diatas trotoar atau pendestrian di sepanjangan Jalan Pahlawan Seribu di Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuat kerja Dinas Perhubungan mendapat kritikan banyak orang.
Komunikolog Politik, Tamil Selvan menyasali jika lahan trotoar yang dibangun Pemkot Tangsel untuk para pejalan kaki, pesepeda dan penyandang disabilitas malah dijadikan lahan parkir liar.
“Inikan sayang, karena itu menggunakan anggaran cukup besar tapi di lapangan justru disalah fungsikan, tapi kayanya di Tangsel kesannya terbiasa sekedar membangun saja, tapi perawatan, pengawasannya lemah. Asal bangun, lalu perkara nanti bagaimana itu urusan nanti,” sindir pria yang disapa kang Tamil saat diminta keterangan, Rabu (14/4/2022).

Kang Tamil menyentil kerja Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan yang dianggap kurang bagus dalam menjaga aset pemerintah Kota (Pemkot) sehingga trotoar dibiarkan menjadi parkir liar.
“Saya yakin SDM di Dishub Tangsel Banyak, masa gak bisa mengawasi Trotoar. Apalagi baru tiga tahun dibuat. Kata saya kalau gak mampu kerja ya mundur aja, jangan tunggu dicopot,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Tamil juga meminta DPRD Tangsel tidak tinggal diam, sebagai pengawas kerja SKPD, mereka mengetahui betul setiap kegiatan yang dianggarkan, sehingga jika terdapat keluhan dari setiap kegiatan-kegiatan SKPD oleh masyarakat melalui pemberitaan media harus direspon cepat.
“Sudah banyak dikeluhkan masyarakat dan sudah lama kayanya parkir liar dibiarin! DPRD harus semprot tuh Kadis. Kalau perlu minta Walikota agar Kadisnya dievaluasi dan diganti yang lebih cakep kerjanya,” ucapnya.
Diketahui, sebelumnya diberitakan, Trotoar atau pendestrian disepanjang Jalan Pahlawan Seribu, Kelurahan Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tampaknya beralih fungsi. Pasalnya, yang tadinya difungsikan untuk pejalan kaki, pesepeda dan penyandang disabilitas itu malah menjadi tempat parkir liar.
Pantauan dilokasi, tampak terlihat banyak kendaraan mobil maupun motor yang berjejer parkir melintang diatas pendestrian dan dibahu jalan. Bahkan, di depan salah satu tempat usaha ada rambu-rambu berdiri dengan keterangan “Parkir Khusus Soto Kudus dan Warteg Bumi Bahari”.
Anehnya, meski keberadaan parkir liar itu sudah menjadi pemandangan setiap harinya, tapi sepertinya Dinas perhubungan (Dishub) Tangsel terkesan cuek.