Soal 36 Bus Transjakarta yang Hilang Sudah Selesai, DPRD Tanya Kerugiannya

SiberKota.com, Jakarta – Proses pengadilan hilangnya 36 unit Bus Transjakarta yang hilang di Terminal Pulogebang, dinyatakan Dishub DKI Jakarta sudah selesai.

Hal itu dibuktikan dalam putusan perkara Nomor 415/Pid.B/2021/PN Jkt.Tim pada tanggal 21 Juli 2021, dengan Penuntut Umum bernama Maila R. Maharani.

Lalu, untuk terdakwanya sebanyak 4 orang antara lain Fradimansyah Siallagan, Toni Siagian, Ponco Panjaitan, dan Geminion Simatupang.

“Udah selesai semua, diputus pengadilan Jakarta Timur. Ada di dalam putusan, saya gak hafal berapa. Kemarin sudah dijawab dan itu sudah diberikan ke dewan untuk data-datanya. Udah, udah kelar semua,” ungkap Kepala Rumah Tangga Dishub DKI Jakarta, Yusrilzalsyah usai rapat lanjutan dengan Komisi C DPRD DKI terkait penghapusan 417 bus milik Dishub, Selasa (25/6).

Sementara, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Manuara Siahaan mengungkapkan pandangannya perihal itu.

Manuara menyatakan, pihaknya telah menerima laporan bukti atas 36 Bus Transjakarta Terminal Pulogebang yang hilang.

Namun, ia mempersoalkan perihal bagaimana cara mengklaim asuransi atas barang yang dicuri tersebut.

“Kata mereka sudah ada putusan pengadilan dan pencurinya sudah di sanksi, beberapa barang bukti sudah kembali ke mereka. Nah sejuah ini kita terima gitu. Nah yang kita persoalkan terkait barang yang di curi itu bagaimana klaim asuransinya. Iya, harus clear baru kita rekomendasikan,” ungkapnya.

Manuara pun juga melontarkan pertanyaan berapa dampak kerugian akibat pencurian itu. Namun, pihak Dishub tak menjawab pertanyaan tersebut.

Baca berita SiberKota lainnya, di Google News

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.