Puluhan Hewan Kurban di Tangsel Terjangkit Penyakit Mulut dan Kaki

Siberkota.com, Tangerang Selatan – Puluhan hewan kurban di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terjangkit penyakit Foot and Mouth Disease (FMD) atau Penyakit Mulut dan Kaki (PMK). Hal itu berdasarkan temuan hasil identifikasi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangsel.

“Kita sudah ada temuan sapi yang terjangkit PMK di Tangsel, ada sekitar 79 ekor tapi sudah ada yang disembuhkan sekitar 30 ekor,” ujar Kepala DKP3 Kota Tangsel, Yepi Suherman saat diminta keterangan oleh wartawan.

Yepi mengatakan, untuk mengantisipasi peyebaran PMK pihaknya terus melakukan pengetatan hewan masuk ke Kota Tangsel dengan melakukan pengecekan secara berkala ke setiap lapak penjualan hewan kurban.

“Kita sudah koordinasi dengan Dinas Peternakan Provinsi Banten. Untuk mencegah PMK menyebar di Tangsel, kita harus meminta Survei Harga Konsumen (SHK) dari para penjual ternak di Tangsel, habis itu kita baru keluarkan rekomendasi persetujuan dari Provinsi Banten. Nanti kalau sudah dapat persetujuan dari provinsi, kita juga nanti cek lagi ternak yang masuk di Tangsel. Kita datangi setiap lapak penjual ternak di Tangsel, kalau nanti yang sudah kita cek dan dinyatakan sehat kita langsung beri stiker untuk bukti bahwa hewan ternak sehat,” terang Yepi.

Lebih lanjut, Yepi menghimbau para penjual hewan agar segera melakukan evakuasi mandiri jika hewan ternaknya terindikasi PMK.

“Apabila ada hewan yang terindikasi terjangkit PMK, kita minta para penjual ternak untuk eksekusi mandiri. Selanjutnya nanti kita akan beri obatnya. Alhamdulillah, kalau PMK kita bisa mengangani dalam kurun waktu 10 hari,” bebernya. Untuk diketahui, hewan kurban di Tangsel saat ini mencapai 14.000 ekor yang terbagi dari hewan sapi ada sekitar 7000 ekor dan sisanya kambing serta domba.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.