siberkota
Mengupas Tuntas Informasi

KMT Mulai Digunakan Antarmoda Transportasi Massal

Siberkota.com, Jakarta PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter mulai mengintegrasikan Kartu Multi Trip (KMT) untuk pembayaran layanan moda transportasi massal lain yang ada di wilayah Jabodetabek. Kartu uang elektronik tersebut kini mulai diujicoba di MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Trans Jakarta koridor 1 rute Blok M – Kota.

Seperti diketahui, KMT sudah digunakan di Kereta Bandara Soekarno Hatta, KRL Jogja – Solo, serta layanan parkir kendaraan di stasiun. Dimana pada pelaksanaannya, penggunaan KMT disesuaikan oleh ketentuan masing-masing moda transportasi, utamanya terkait tarif, saldo minimum, serta pinalti.

“Kami melihat beberapa komunitas dan pengguna KRL sudah berhasil menggunakan KMT di moda transportasi lain. Ini masih dalam tahap uji coba dan kedepannya akan terus dievaluasi bersama dan diperbaiki jika ditemukan potensi masalah,” terang VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, Rabu (13/10/2021).

Berdasarkan perkembangan, dari sekitar rata-rata satu juga pengguna KRL Jabodetabek per hari, penggunaan KMT sudah mencapai 62%. KMT sejak November 2019 telah mengantongi izin dari Bank Indonesia sebagai uang elektronik dan sejak awal direncanakan untuk dapat digunakan sebagai alat pembayaran di KRL Jabodetabek maupun di luar ekosistem KAI Commuter.

Saat ini terdapat sekitar 5,5 juta unit KMT yang beredar. Disisi lain, penggunaan kartu uang elektronik bank juga turut terus tumbuh sejalan dengan program digitalisasi dan peningkatan transaksi non-tunai di KRL.

Dalam pengembangan sistem tiket elektroniknya, KAI Commuter juga membuka kerja sama baik dengan perbankan maupun platform lain seperti Link Aja yang menggunakan tiket dengan kode QR. Kerja sama dengan berbagai pihak dan perkembangan tekonologi terbaru juga sangat dimungkinkan.

“Uji coba KMT di moda transportasi lain ini adalah agar pengguna semakin dimudahkan untuk menggunakan transportasi publik. Kemudahan ini akan membuat pengguna lebih mudah dalam berpindah moda transportasi sehingga dapat meningkatkan minat masyarakat untuk naik transportasi publik,” papar Anne.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

G-9QEVPDG5HT