Kali Dijadikan Lahan Parkir, Warga Pondok Aren Tolak Kehadiran Beyoutiful Clinic
Siberkota.com, Tangerang Selatan – Warga Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pondok Aren Bersatu (AMPAB) menolak atas berdirinya gedung Beyoutiful Clinic yang berlokasi di Jalan Raya Jombang No.32 Bintaro Sektor 9.
Pantauan dilokasi, aksi penolakan itu diserukan warga dengan memasang sejumlah spanduk di depan gedung Beyoutiful Clinic yang bertuliskan narasi penolakan hingga tuntutan terkait peraturan yang dilanggar atas berdirinya klinik tersebut.
Salah sorang warga Kelurahan Parigi yang juga selaku Ketua Aliansi Masyarakat Pondok Aren Bersatu (AMPAB) Nurul Afriansyah menjelaskan, penolakan berdirinya gedung kilinik tersebut karena terindikasi dugaan melanggar aturan. Yang mana, sebuah kali atau sungai dirubah fungsinya menjadi lahan parkir komersial untuk kepentingan pribadi perusahaan.
“Ini bisa berdampak tersumbatnya saluran air, tersumbatnya kali dan itu bisa menyebabkan banjir,” ungkap Afriansyah saat diminta keterangan, Minggu 24 September 2023.

Afriansyah melanjutkan, dengan adanya kejadian penutupan kali Camboh ini, Ia bersama warga lainnya mempertanyakan perihal perizinan bangunan gedung Clinic Beyoutiful tersebut, apakah sudah memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau belum.
“Kita juga dari masyarakat menduga, jangan-jangan PBG nya belum terbit atau belum ada. Sekali pun ada keabsahan nya juga kita ragukan, karena adanya kali yang di cor untuk kepentingan perusahaan yang digunakan lahan parkir prabayar,” ujarnya.
Afriansyah menambahkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan mengerahkan massa untuk demontrasi menanyakan langsung persoalan ini dan berkirim surat kepada Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk meminta agar mengkaji ulang segala bentuk perizinan bangunan Clinic Beyoutiful tersebut.
“Kalau memang terbukti melanggar, kita minta Kali itu dibongkar, dibongkar kembalikan pada fungsi awalnya. Tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, tidak digunakan untuk kepentingan perusahaan komersial, kembalikan kali pada fungsinya. Itu keinginan kami dari masyarakat,” pungkasnya.