Dinas Pendidikan Ajukan Anggaran Subsidi Untuk Sekolah Swasta di APBD Tahun 2023
Siberkota.com, Kabupaten Tangerang – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang, Banten, berwacana mensubsidi sekolah – sekolah swasta tingkat SD dan SMP pada rencana APBD Tahun 2023 mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Syaifullah mengatakan, wacana subsidi tersebut guna meminimalisir anak yang mengalami putus sekolah di wilayah Kabupaten Tangerang akibat tidak terserap di sekolah negeri dan enggan masuk ke sekolah swasta disebabkan biaya yang cukup mahal.
“On progres dalam pembahasan pada rencana APBD 2023, subsidi untuk swasta mudah-mudahan bisa di fasilitasi,” kata Syaifullah kepada Siberkota.com, Kamis, (18/8/2022).
Syaifullah mengungkap, bahwa ditahun 2020 Disdik sempat mengajukan wacana untuk mensubsidi sekolah – sekolah swasta. Namun, tidak disetujui karena anggaran tersebut harus direfokusing atau dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Tangerang.
“Untuk subsidi ke sekolah swasta sebetulnya sudah kami Programkan sejak 2020. tapi, karena pandemi Covid, semua OPD sebagian Anggaran nya di alihkan (Refocusing) untuk penangan Pandemi Covid-19,” terangnya.
Sementara itu, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, Ahyani menyatakan, pihaknya sangat mendukung rencana Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang yang akan memberikan subsidi kepada sekolah-sekolah swasta di Kabupaten Tangerang.
Menurutnya, dari pada membangun sekolah negeri baru, lebih baik anggaran yang ada memang dihibahkan kepada swasta, agar anak-anak yang sekolah di swasta tetap merasakan fasilitas belajar yang baik dan nyaman secara gratis.
“Karena untuk membangun dan beli lahannya butuh anggaran besar, lebih baik anggaran yang ada diberikan ke sekolah swasta,” tuturnya.
Terlebih, kata Ahyani saat ini banyak sekolah – sekolah swasta yang terpakasa tutup karena tidak mendapatkan peserta didik akibat banyaknya pembangunan sekolah negeri baru. Maka itu, ia berharap dengan diberikannya bantuan operasional sekolah yang berasal dari Pemerintah Daerah (Bosda) bisa membuat biaya disekolah swasta lebih terjangkau.
“Agar sekolah swasta juga bisa berjalan dan tidak terlalu mahal biayanya, selama ini masyarakat mengejar sekolah negeri karena gratis, kalau sekolah swasta terkesan mahal, dan ini kemungkinan jadi penyebab banyak anak putus sekolah,” tandasnya.