Diduga Mecabuli Siswa SD, Oknum Guru di Tangsel Dinonaktifkan

Siberkota.com, Tangsel – Diduga melakukan pencabulan terhadap belasan siswa Sekolah Dasar (SDN) Rawabuntu 01, Seorang guru sekaligus wali kelas dinonaktifkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Langkah ini diambil untuk mencegah potensi amarah masyarakat dan orang tua korban.

Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdikbud Tangsel, Rudi Dermawan, menyatakan bahwa penonaktifan dilakukan segera setelah pihak sekolah melaporkan dugaan kekerasan seksual tersebut.

“Sementara dinonaktifkan dulu biar si terduga pelakunya tidak ada di sekolah, untuk menghindari (amarah) dari masyarakat, terutama orang tua korban di situ,” kata Rudi, Senin (19/1/2026).

**Baca Lainnya: UPTD PPA Tangsel Berikan Pelayanan Psikolog ke Korban Pelecehan oleh Oknum Guru

Dikbud Tangsel telah berkoordinasi dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) untuk memastikan kasus ini dilaporkan secara resmi ke aparat penegak hukum.

Saat ini, jumlah korban yang terdata sebanyak 17 siswa, meskipun belum dapat dipastikan apakah akan bertambah.

Rudi juga membantah keras isu bahwa pihak sekolah atau Disdikbud berupaya menutupi kasus ini. Ia menegaskan bahwa proses hukum sedang berjalan sesuai tahapan yang berlaku.

Diberitakan sebelumnya, belasan siswa SD di Serpong diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum guru.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Tri Purwanto saat dikonfirmasi.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.