Dewan Fraksi PDI-P Minta Indikator Capaian RPJMD Pemkab Tangerang Dikoreksi
Siberkota.com, Kabupaten Tangerang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menyinggung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) APBD Tahun 2022 yang tidak berdampak kepada kepuasan Masyarakat.
Hal itu diungkapkan oleh Dewan Fraksi PDIP, Deden Umardani usai mengikuti acara Rapat Paripurna terkait jawaban Bupati Tangerang terhadap pandangan Fraksi, pada Senin (19/6/2023).
Deden mengatakan capaian RPJMD jangan hanya berbasis angka, namun harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu ia menilai, seharusnya indikator capaian nya harus di koreksi bersama, bukan hanya dipadatkan dari 15 menjadi 10.
Menurutnya, jika indikator suatu keberhasilan RPJMD hanya dilihat dari pembangunan fisik dan angka dalam APBD seolah target tersebut memang tercapai.
“Namun, faktanya tidak sesuai kebutuhan masyarakat. Dan semua Kepala Daerah bisa, jika indikatornya cuma itu saja, karena hanya berdasar angka di APBD,” katanya.
Ia memaparkan, banyak masalah di tengah masyarakat yang tidak terselesaikan, dan selalu terjadi berulang kali. Salah satunya seperti kisruhnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) karena infrastruktur pendidikan yang belum selaras.
“Kita bisa lihat, setiap penyelenggaraan PPDB pasti ada masalah,” ucapnya.
Kemudian, lanjutnya terkait distribusi bantuan sosial yang tidak tepat sasaran, lantaran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang belum terverifikasi. Sehingga, Pemerintah daerah kerap kesulitan memetakan wilayah yang data warga miskinnya terbanyak.
“Seperti kemarin pas Covid-19 kita kesulitan memetakan warga miskin, karena data tidak diperbaharui,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang, Mad Romli mengklaim, Pemerintah Daerah telah melakukan beberapa upaya menyesaikan persoalan ditengah Masyarakat.
Diantaranya seperti pembangunan ratusan ruas jalan, infrastruktur pendidikan, Kesehatan dan sebagaianya.
Dimana kata, Wabup hingga saat ini, katanya target RPJMD telah terpenuhi sebesar 90,3 persen.
“Untuk lebih jelasnya lagi nanti minggu depan akan dijawab langsung Bupati Tangerang,” tandasnya.