Cegah Covid-19, Rutan Kelas I Tangerang Batasi Aktifitas Kunjungan Pihak Luar

Siberkota.com, Kabupaten TangerangRumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang, Banten tiadakan segala aktifitas yang berkaitan dengan pihak luar dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 dilingkup warga Binaan.

Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Tangerang Hilman Hilmawan mengatakan, pembatasan aktifitas luar itu diantaranya adalah pembatasan kunjungan tahanan dalam rangka menindaklanjuti instruksi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten tentang antisipasi pencegahan Covid-19 di lingkungan Lapas dan Rutan.

“Tidak ada kunjungan secara langsung,  tetapi kami memberikan layanan kunjungan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan secara virtual melalui video call dengan sarana yang telah kami sediakan, sehingga warga binaan tetap dapat berkomunikasi dengan keluarganya,” terangnya, Selasa, (8/2/2022).

Selain itu kata Hilman, kegiatan pembinaan keagamaan yang selama ini dilaksanakan oleh pihak ketiga kepada para warga binaan untuk saat ini telah dilakukan secara online atau dalam jaringan (daring).

“Pembinaan keagamaan oleh pihak ketiga kepada warga binaan secara langsung juga ditiadakan kita lakukan secara online, begitu juga dengan kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan pihak luar,” tuturnya.

Hilman menyebutkan, dalam memastikan tingkat keamanan para warga binaan maupun para pegawai di Rutan Kelas I Tangerang tersebut, pihaknya kini telah menerapkan aplikasi Peduli Lindungi bagi petugas dan masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

“Kami menempatkan QR Code aplikasi Peduli Lindungi di depan pintu masuk, untuk pelayanan di dalam Rutan misalnya mengambil atau menyerahkan formulir usulan integrasi dan asimilasi maka wajib prokes Dan apabila mereka belum divaksin maka kita arahkan untuk divaksin,” jelasnya.

Hilman mengungkapkan, hingga saat ini di Rutan Kelas I Tangerang belum menemukan adanya narapidana yang terpapar positif Omicron, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk mengoptimalkan vaksinasi bagi warga binaan.

“Untuk Omicron Alhamdulillah belum ada,  semoga seterusnya tidak ada dan kita juga akan berkoordinasi lagi dengan Dinkes agar para WBP yang tidak punya KTP ini bisa juga divaksinasi,” tandasnya.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.