DLH Beberkan Hasil Uji Laboratorium, Ini Penyebab Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang?
Siberkota.com, Tangerang – Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang menjelaskan hasil uji laboratorium air Situ Cangkring yang menyebabkan matinya ribuan ikan secara misterius.
Ditemui di kantornya pada (26/8/2025), Kepala Bidang (Kabid) Penataan, Penaatan dan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Kota Tangerang, Dheny Kuntjoro menyampaikan unsur yang terkandung dalam air Situ Cangkring.
“Fenomina ikan mati di Situ Cangkring, itu kita tindaklanjuti hari senin kalau ngga salah 12 Agustus 2025, kita pertama kesana membawa air lah disana PH nya masih tinggi, terus yang kedua, ditanggal 13 kita membawa teman-teman dari laboraturium dari Mutu Agung yang sudah bersertifikasi KAN yang bisa dipertanggung jawabkan dimuka umum, ada sekitar 30 parameter yang diuji dan ada 6 parameter yang terindikasi bahwa Situ Cangkring tercemar COD, BOD, TSS sama Fenol, salah satunya itu.
Itu unsur apa pak? mempengaruhi kondisi kualitas sungai lah, kualitas Situ Cangkring,” terangnya.

Dheny melanjutkan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah perusahaan yang terindikasi melakukan pelanggaran pencemaran terhadap Situ Cangkring.
“Kita sudah verifikasi lapangan ke 5 perusahaan, kalau pun nanti yang terindikasi pencemaran akan kita tindak dan akan kita sanksi. Kita hanya menunggu arahan kementerian lingkungan hidup, insaallah kita akan sampaikan dan bisa kita kenakan sanksi. Perusahaan apa aja pak? ada perusahaan Finel, Karton, Gelas Cup, terus ada perusahaan yanv Karet,” terangnya.
Sebelumny diberitakan, secara misterius ribuan ikan mati mengambang di Situ Cangkring, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamtan Periuk, Kota Tangerang pada Kamis (14/8/2025) diduga akibat tercemar limbah industri.