Awal Triwulan Kedua, Perolehan Pajak PBB dan BPHTB Kabupaten Tangerang Capai 605 Miliar
Siberkota.com, Kabupaten Tangerang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang menyebutkan, pada Triwulan kedua perolehan pajak dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di wilayah sudah mencapai Rp.605 Miliar.
Kepala Bidang Pajak Daerah PBBP2 dan BPHTB Bapenda Kabupaten Tangerang, Dwi Chandra Budiman mengatakan terkait dengan realisasi pajak dari sektor PBB sampai dengan 13 Juni 2022 kurang lebih mencapai Rp. 133 Miliar dari target APBD murni sebesar Rp. 490 Miliar
“Dari sektor PBB realisasi Rp.133 Miliar, sekitar 27% dari target APBD Murni Rp.490 Miliar,” ujar Dwi, Rabu, (15/6/2022).
Dikatakan Dwi, sedangkan untuk perolehan dari sektor BPHTB, Kabupaten Tangerang sudah berhasil mengumpulkan sebesar kurang lebih 472 Miliar dari target APBD murni 2022 sebesar 742 Miliar.
“Alhamdulillah kalau dari sektor BPHTB kurang lebih sudah 63% yaitu sebesar Rp.472 Miliar,” ungkapnya.
Dwi menuturkan, pada triwulan kedua ini tidak ada capaian target. Namun, Lanjut Dwi, secara persentase perolehan nominal tersebut masih akan terus berjalan sesuai proyeksi dari target gabungan ke dua sumber pajak tersebut yang mencapai Rp.1,2 Triliun lebih di Tahun 2022 ini.
“Secara APBD tidak mengenal target per bulan, triwulan atau semester, yang ada tahunan, dan sampai saat ini masih sesuai On the Track,” tuturnya.
Dwi menambahkan, dengan memberikan kemudahan dari aspek pelayanan pada UPT pajak daerah, dan saat ini juga pihaknya terus mengembangkan aplikasi berbasis IT, Maka itu, Dwi mengajak untuk para wajib pajak dapat berpartisipasi dalam rangka pemulihan ekonomi dan pembangunan Kabupaten Tangerang dengan selalu taat membayar pajak.
“Saat ini juga kita terus melakukan pengembangan pelayanan berbasis IT seperti, smartgov, ipbb kabupaten Tangerang, sicepot.tangerangkab.go.id, WA center, e-BPHTB, dan pembayaran saat ini jauh lebih mudah. Dapat dilakukan di BJB, kantor pos, Alfamart, indomart, Tokopedia, Bukalapak, OVO, Gopay, Link aja dan Traveloka,” tandasnya.