5 Kendala Pembelajaran Daring

Oleh Mahasiswa Teknik Elektro UNPAM Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) : Angelius Nadeak

Siberkota.com, Tangerang Selatan – Selama lebih dari 1 tahun melakukan pembelajaran daring, tentunya masih ada beberapa persoalan dan kendala yang membuat proses pembelajaran secara jarak jauh tidak efektif. Karena tidak semua wilayah dan orang memiliki akses yang sama, sehingga membuat pembelajaran daring perlu diperhatikan secara lebih luas.

Hal ini harus dievaluasi, karena apabila terus dibiarkan akan memberikan dampak lainnya yang membuat anak didik tidak mendapatkan kualitas pendidikan yang memadai. Berikut ini ada beberapa kendala atau permasalahan dalam melakukan pembelajaran secara daring, yuk simak pembahasannya secara lengkap.

Kendala Pembelajaran Daring

1. Kualitas Internet

Beberapa wilayah di Indonesia memiliki kualitas internet yang berbeda dan ada beberapa wilayah yang masih belum mempunyai jaringan internet memadai. Hal ini tentunya menjadi masalah dan persoalan bersama dalam melakukan pembelajaran daring. Karena proses belajar mengajar tidak bisa dilakukan secara maksimal.

Melihat persoalan ini membuat banyak sekolah tidak bisa melanjutkan sekolah secara online dan memutuskan untuk meliburkan semuanya.

2. Kendala Kuota

Meskipun beberapa waktu yang lalu dibantu oleh pemerintah dalam kuota pendidikan, tetapi hal itu tidak memberikan banyak dampak yang besar. Karena masih banyak pelajar mengeluhkan permasalahan kuota yang besar dan mahal tersebut. Hal ini membuat pembelajaran secara daring masih mengalami berbagai kendala dan masalah.

3. Tidak Mempunyai Fasilitas

Hal memilukan dari pembelajaran daring adalah masih banyak siswa yang tidak mempunyai fasilitas yang sama. Bahkan masih banyak beberapa siswa harus bersama temannya atau memutuskan untuk tidak mengikuti pembelajaran. Semuanya disebabkan oleh tidak adanya fasilitas seperti smartphone atau laptop untuk mengikuti pembelajaran online.

4.Kurangnya  Kemampuan  Pengajar  Dalam mengoperasian Gawai Digital

Meskipun ada beberapa guru atau pengajar yang bisa mengoperasikan Gawai, tetapi ada bebera patenaga pengajar juga yang kesulitan dalam menggunakan gawai.Karena sebelumnya bertahun-tahun mereka memberikan ilmu dengan cara mengajar langsung di kelas,kini para

tenaga pendidikan di haruskan cepat beradaptasi dengan penggunaan teknologi digital dan virtual agar aktivitas sekolah di rumah tetap berjalan dengan baik.

5.Banyaknya Pelajar Yang Bermain-Main

Hal ini di karenakan oleh beberapa sebab salah satunya adalah siswa yang menganggap jika materi atau pembelajaran tersebut tidak di minati atau di sukai nya. Oleh karena itu pembelajaran haruslah di lakukan dengan menyenangkan agar para pelajar tidak bosan atau jenuh saat melakukan pembelajaran daring. Itulah beberapa kendala yang masih menjadi persoalan bersama, semoga pandemi Covid 19 cepat selesai dan belajar mengajar secara langsung dapat dilakukan.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.