Upaya Kurangi Sampah, Pemkot Tangsel Buat 20 Lubang Biopori Disetiap RT
Siberkota.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Lingkungan Hidup tengah gencar melakukan pembuatan lubang biopori sebanyak 20 lubang disetiap RT yang tersebar di seluruh wilayah Kota Tangsel.
Program tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik secara mandiri dan mendorong masyarakat untuk ikut berperan aktif untuk mengurangi volume sampah di Kota Tangerang Selatan.
Selain itu, program lubang biopori ini juga bermanfaat menyuburkan tanah dan mengurangi genangan air sebagai solusi untuk mencegah terjadinya banjir.
Program tersebut disambut antuasias oleh warga Tangerang Selatan, seperti halnya di Perumahan Bukit Nusa Indah yang sangat mengharapkan lubang biopori sejak lama agar bisa ikut berpartisipasi dalam mengurangi sampah.
Hal itu sampaikan Ketua Ketua RT 05 RW 13 Perumahan Bukit Nusa Indah, Pramono Subeti saat diminta keterangan, Kamis (18/12/2025).
“Biopori ini sangat kita harapkan, memang sejak lama kita mengharapkan pemasangan biopori ini untuk sampah sampah organik agar makanan-makanan yang ada dirumah itu, daun dan sebagainya, kulit pisang dan buah-buahan itu bisa dibuang di biopori. Tujuannya apa, jangan sampai membuang sampah ke luar itu terlalu banyak, apalagi momen sekarang ini kan Pemkot Tangsel ini kan lagi kesulitan membuang sampah, kita jangan menambah beban bagi pemerintah Tangsel, kalau bisa kita bersama-sama membantu meringankan agar permasalahan sampah yang dihadapi pemkot itu segera teratasi,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan warga lainnya Zulkipli. Menurutnya, dengan adanya lubang biopori ini, warga bisa membantu Pemerintah Kota Tangsel secara swadaya mengurangi sampah, terutama sampah organik.
“Manfaatnya mengurangi sampah organik ini kita bisa ambil suatu saat kita butuh pupuk segala macam itu bisa dari kompos yang tersedia dilubang-lubang biopori. Memang tidak sepenuhnya kita mengurus sampah seperti plastik, setidaknya kita bisa membantu pemerintah untuk membuang sampah ke pembuangan sampah akhir,” paparnya.