Tangsel Islamic Book Fair Ditutup, Wawalkot Pilar Apresiasi Antusiasme Warga
Siberkota.com, Tangerang Selatan – Kegiatan pameran Tangsel Islamic Book Fair di Islamic Center, BSD Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi ditutup. Penutupan itu dilakukan oleh Wakil Walikota Pilar Saga Ichsan.
Dalam kesempatan itu, Pilar mengapresiasi kepada seluruh masyarakat Kota Tangsel yang antusias sudah mendukung kegiatan Islamic Book Fair yang sangat bermanfaat untuk generasi milenial saat ini.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan sangat mengapresiasi antusiasme warga bahwa masih gencarnya semangat kita untuk mencintai literasi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Pilar berharap, dengan adanya kegiatan Islamic Book Fair ini dapat menumbuhkan kembali semangat minat baca pada generasi milenial. Ditambah dengan berkembangnya media sosial, sehingga masyarakat banyak beralih dalam budaya membaca.
“Saat ini mulai menurunnya minat baca pada generasi milenial dan beralih menggunakan media sosial karena terdapat perubahan budaya, yang tadinya melalui buku sekarang beralih ke media sosial,” tutur Pilar.
Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan, bahwa perkembangan dunia digital harus disikapi dengan bijak. Dengan menguasai digital atau media sosial dan juga harus pandai dalam memilih informasi yang tersebar di media sosial.
“Tidak masalah menguasai teknologi digital dan media sosial tapi jangan lupa bahwa informasi yang ada di media sosial belum tentu kebenarannya bisa dipertanggung jawabkan,” pesan Pilar.
Senada, Ketua Panitia sekaligus Sekretaris Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Tangsel, Arif Jamaludin menyampaika, bahwa antusias warga Tangsel sangat tinggi pada acara Tangsel Islamic Book Fair ini.
“Terlihat dari antusiasme yang hadir ke lokasi ini luar biasa terhitung hampir 500 orang yang hadir jadi kalo ada lima hari di rata-rata kurang lebih 4.000-5.000 orang hadir,” ucapnya.
Arif Menjelaskan, sampai hari ini terdapat 48 penerbit yang tergabung dalam kegiatan Tangsel Islamic Book Fair 2023 dengan tiga sesi kegiatan perharinya.
“Kami laporkan bahwa hari ini terdapat 48 penerbit yang bergabung dengan tiga sesi jadwal perharinya meliputi talkshow, bincang santai, belajar menulis dan lain-lain,” jelasnya.
Ia berharap, dukungan dari berbagai pihak untuk kegiatan literasi semacam ini terus berjalan dan ditingkatkan sehingga tingkat literasi di Kota Tangsel meningkat.
“Menindak lanjuti pembahasan Pak Wali Kota Benyamin terkait dominasi gadget pada anak muda, maka semoga kedepannya kegiatan seperti ini terus berlanjut dan diperbesar kapasitas buku maupun jumlah pesertanya sehingga daya minat literasi di Tangsel dapat meningkat,” tutupnya.