Sampah dan Sedimentasi Ancam Sungai Ciputat Tangsel, FPSC Turun Tangan
Siberkota.com, Tangsel — Warga Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Forum Peduli Sungai Ciputat (FPSC) berinisiatif menggelar aksi gotong royong membersihkan aliran air di bawah Kolong Jembatan Ciputat pada Minggu (20/9/2026). Aksi mandiri ini dilakukan guna mencegah potensi banjir jelang datangnya musim hujan.
Meski pengerukan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangsel telah berjalan sejak pertengahan Juni lalu, kondisi di lapangan dinilai masih menyisakan sejumlah masalah teknis. Sedimentasi dangkal, tumpukan sampah, hingga maraknya bangunan yang berdiri di sempadan sungai menjadi hambatan utama kelancaran arus air.
Ketua FPSC, Elang Mutakin, menyoroti proses pembersihan oleh Pemkot Tangsel yang dianggap belum tuntas karena keterbatasan armada pendukung di titik-titik rawan.
“Kekhawatiran warga timbul karena material sisa pengerukan yang belum diangkut berpotensi terseret arus hingga menyumbat area kolong jembatan saat debit air meningkat,” kata Elang Mutakin, Minggu (20/9/2026).
Selain masalah pengangkutan material, kendala penataan sungai juga dipicu oleh banyaknya bangunan rumah warga dan tempat usaha yang melanggar batas sempadan, sehingga menyulitkan jangkauan alat berat.
“Keberanian dalam menindak tegas pelanggaran bangunan di sepanjang sempadan Sungai Ciputat sangat dibutuhkan dari pihak Pemkot Tangsel agar pengerjaan pengerukan bisa maksimal,” ujar Elang.
FPSC menegaskan bahwa aksi swadaya masyarakat ini merupakan bentuk kontribusi nyata warga. Pihaknya siap menjadi mitra diskusi dan kolaborasi bagi Pemkot Tangsel dalam mewujudkan penanganan banjir yang efektif serta berwawasan lingkungan.