Pemkab Tangerang harus Responsif Menanggapi Masalah Sosial di Masyarakat

Siberkota.com, Kabupaten Tangerang – Banyaknya kasus tawuran antar pelajar dan remaja, di wilayah Kabupaten Tangerang, serta mulai bermunculannya kelompok-kelompok brutal, menambah catatan buruk anak bangsa.

Prayogo Ahmad Zaidi, Direktur Tangerang Utara Community Center (TCC), merasa prihatin dengan fenomena yang terjadi, di wilayah Kabupaten Tangerang.

Menurut dirinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang harus responsif menanggapi masalah sosial di masyarakat.

“Banyaknya kasus tawuran antar pelajar dan remaja, yang banyak memakan korban, bahkan menelan korban jiwa, yang kerap terjadi di kabupaten Tangerang, adalah tanggungjawab kita bersama, terlebih para orangtua, yang memiliki anak remaja,” ujarnya kepada Siberkota.com melalui pesan singkat, Minggu (10/4/2022).

Selain itu, menurut Yogo, peran serta orangtua yang lebih penting dalam menanggulangi keaktifan para remaja agar bisa tersalur kearah yang lebih positif.

“Harusnya para orangtua, lebih memperhatikan perubahan tingkah laku anak, dan juga harus extra dalam mendidik serta membimbing anak, agar anak kita, tidak menjadi korban atau pelaku dalam hal kenakalan remaja yang kebablasan ini,” sambung Yogo.

Yogo pun menambahkan, dengan responsif Pemkab Tangerang dan peran aktif orangtua, dirinya yakin bisa mengurangi kenakalan para remaja yang bisa berdampak kriminalitas.

“Saat ini masyarakat begitu resah, karna hampir setiap hari tawuran remaja terjadi di wilayah utara Kabupaten Tangerang, di tambah dengan mulai hadirnya kelompok-kelompok remaja brutal yang kerap di sebut gengster, dimana dalam menjalankan aksinya kelompok ini, menyerang orang yang di temukan tanpa sebab, dan tanpa mengetahui apa motif penyerangan itu sendiri, ungkapan, makanya saya berharap Pemkab dengan orangtua bersama-sama mengawasi anak para generasi kita,” harapnya.

Masih kata yogo, dalam konsep pemerintahan persoalan masyarakat adalah masalah bagi pemerintah. Baiknya Pemkab Tangerang lebih responsif dalam menanggapi isu serta mengatasi persoalan sosial yang terjadi di masyarakat.

“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, agar dapat memberikan rasa nyaman, menghilangkan keresahan serta kehawatiran warga, akibat banyaknya kasus tawuran pelajar serta remaja di wilayah utara Kabupaten Tangerang,” papar Yogo.

Yogo sedikit menyentil janji politik Bupati Tangerang, yaitu 15 program unggulannya. Kini 15 program unggulan tersebut dituntut peran aktifnya.

“Pemkab harusnya mampu menjalankan 15 program unggulannya, yang di tuangkan dalam Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Tangerang, salah satunyaTangerang Religi, program ini harusnya mampu, membentuk karakter dan kepribadian masyarakat yang di fokuskan pada pembentukan akhlak dan keyakinan sesuai tuntunan agama,” papar Yogo.

Yogo mengingatkan kepada Pemkab Tangerang, secepatnya ambil langkah pasti, jangan sampai maraknya fenomena tauran antar remaja menjadi catatan buruk Pemkab Tangerang dalam program Tangerang Relegius.

“Jangan sampai kejadian tawuran antar pelajar dan remaja serta hadirnya kelompok brutal yang terjadi ahir-ahir ini, manjadi salah satu indikator gagalnya pemkab dalam mengimplementasikan, program unggulannya, dan jangan sampai, program yang baik itu, hanya sekedar motto dan tulisan untuk menghiasi visi misi pemkab Tangerang.
Tambahnya,” tukas Yogo.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.