Kemenag Sebut Tahun 2023 Tidak Ada Pernikahan Dini di Kabupaten Serang

SiberKota.com, Kabupaten Serang – Sepanjang tahun 2023, sebanyak 12.902 pernikahan yang tercatat oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Serang.

Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Serang, Jalaludin menegaskan, walaupun ada belasan ribu pasangan yang melangsung pernikahan, namun tidak ada pernikahan usia dini.

“Terkait angka pernikahan dini alhamdulillah sekarang tidak ada di tahun 2023 ini,” ujarnya di Kantor Kemenag Kabupaten Serang, Senin (8/1).

Jalaludin mengungkapkan, keberhasilan ini berkat adanya sosialisasi secara rutin di seluruh kecamatan, tentang dampak dari pernikahan usia dini.

Dalam sosialisasi ini, terdapat beberapa stakeholder di setiap kecamatan di Kabupaten Serang yang memiliki peran aktif.

Stakeholder yang melakukan sosialisasi kepada masyarakat itu antara lain Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), para penyuluh, dan penghulu.

“Untuk penyuluh di kecamatan itu ada 8 orang. Kita maksimalkan mereka untuk melakukan informasi penyuluhan kepada masyarakat,” tuturnya.

Menurut Jalaludin, adanya larangan pernikahan usia dini, karena kondisi psikologis usia dini masih belum stabil.

Sehingga, dapat menyebabkan rumah tangga dalam pernikahan putus di pertengahan jalan.

“Tidak sedikit dari pernikahan dini itu banyak yang putus di tengah jalan dan berujung di pengadilan agama,” terangnya.

Selain itu, pernikahan usia dini juga sering menyebabkan masa kandungan yang belum sempurna.

“Sehingga, banyak kejadian anak-anak yang kurang baik,” singkatnya.

Jalaludin juga menyatakan bahwa larangan pernikahan usia dini ini memang merupakan program  pemerintah.

Selain itu, ini juga merupakan mandat Undang-undang Perkawinan Nomor 6 Tahun 2019, perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 1974.

“Usia pernikahan sebelumnya 16 dan 17 tahun. Nah, undang-undang sekarang itu 19 tahun, baik laki-laki maupun perempuan,” tandasnya.

Baca berita SiberKota lainnya, di Google News

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.