Indonesia Kembali Mendapatkan 16 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Oleh Mahasiswa Prodi Teknik Elektro UNPAM Penerima Beasiswa KIP : M.Ghifari Al Mashir

Siberkota.com, Tangerang Selatan – Setelah lebih dari setahun penyebaran Covid 19 telah banyak memakan korban jiwa dan banyak yang terpapar terinfeksi dari virus tersebut. Namun belakangan ini ada kabar baik mengenai dari pandemi Covid 19 ini, karena vaksin telah ditemukan dan proses penyuntikan kepada masyarakat telah dilakukan secara bertahap.

Di Indonesia sendiri proses vaksinasi Covid 19 masih terus dilakukan, sekarang ini fokusnya untuk orang-orang lanjut usia dan beberapa pekerja pada sektor lainnya. Adanya program vaksin ini membuat pandemi Covid 19 dapat teratasi dan tidak lagi meningkatkan jumlah infeksinya yang membahayakan banyak orang. Lantas, bagaimana perkembangannya?

Indonesia Kembali Mendapatkan 16 Juta Vaksin

Setelah melakukan beberapa proses penyuntikan dan menyelesaikan beberapa tahap, membuat pemerintah Indonesia kembali melanjutkan program vaksin skala nasional yang lebih luas. Hal ini terlihat dari komitmen pemerintah Indonesia yang kembali mendatangkan 16 juta vaksin dari Sinovac, sehingga dapat membantu pencegahan penyebaran virus Covid 19.

Tindakan ini dilakukan untuk membuat proses kehidupan sosial dan ekonomi dapat berjalan dengan semestinya. Adanya proses vaksin membuat masyarakat lebih terlindungi dan tidak mudah terjangkit virus Covid 19. Tetapi nantinya pemerintah Indonesia tetap harus memastikan dan melaksanakan protokol kesehatan kepada masyarakat, meskipun telah divaksin.

Harapan New Normal

Jika hampir beberapa penduduk Indonesia telah melakukan vaksin, maka kehidupan new normal dapat dilakukan secara menyeluruh. Dengan begitu membuat beberapa aktivitas bisa dilakukan secara langsung baik dari pekerjaan dan pendidikan. Tentunya ini menjadi harapan bersama dan adanya vaksin dapat memberikan new normal lebih aman kedepannya.

Demikianlah ulasan mengenai vaksin Covid 19, semoga program ini dapat memberikan manfaat dan dapat mencegah penyebaran virus Covid 19.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.