Gegara Ini, Wakil Rakyat DKI Jakarta Marah dalam Rapat Pembahasan P2APBD 2024
Siberkota.com, Jakarta – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta, Ramly Muhammad menyoroti absennya sebagian besar kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rapat Pemaparan Hasil Pembahasan Komisi-Komisi dan Penelitian Akhir terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan (P2) APBD tahun anggaran 2024, yang berlangsung pada Kamis (19/6/2025).
“Inikan forum rapat banggar yang ngusulin kan kepala-kepala dinas tuh uangnya loh kita yang bahas kok dia gak datang. Jadi tidak menghargai jadinya. Jadi saya usulin kalau memang yang akan datang, kalau yang gak datang gak usah bahas dia. Mau dampingi siapa kek dia harus datang. Karena nanti kalau kita tanya siapa yang jawab, dia kan yang jawab. Masa dikasih sekda yang jawab. Kalau sekda jawab kan normatif aja, gak tau persis pengusulan itu apa aja. Yang penting kepala dinas selalu hadir dan dia yang mengusulkan anggaran masa dia uang mengusulkan yang suruh jawab TPAD sekda, kan gak masuk akal, akhirnya sekda jawab normatif aja,” ungkapnya usai rapat Banggar, Kamis (19/6/2025).
Menanggapi hal itu, Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarat, Marullah Matali menjelaskan absen sejumlah Kepala OPD.
“Sebenarnya tadi sudah kumpul pak, kami jam 1 kumpul. Tapi memang di beberapa kesempatan ada yang harus mendampingi pak gubernur dan pak wakil gubernur. Jadi, mudah-mudahan ini jadi perhatian serius kami kedepan pak,” ucapnya.
Berdasarkan pantauan, rapat pertama dimulai sekitar pukul 14.44 WIB, lalu dilanjutkan dengan rapat kedua sekitar pukul 16.00 WIB.
Rapat tersebut dihadiri oleh 4 pimpinan DPRD DKI, dan semua pimpinan komisi berserta anggotanya. Sementara, dari sisi eksekutif yang hadir hanya Sekertaris Daerah (Sekda) DKI, beserta para asistennya, dan Kepala BPKD Pemprov DKI Jakarta. Kepala OPD lainnya tak terlihat hadir.
Baca berita SiberKota lainnya, di Google News