Gajinya Dipermainkan, Paman Alvin Lim Bakal Ngadu ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang
Siberkota.com, Tangerang – Paman Alvin Lim, Aqiu membongkar dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di tempatnya bekerja, LQ Indonesia Law Farm.
Tak tanggung-tanggung, dalam waktu dekat ia akan mengadukan masalah tersebut ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang.
Aqiu mengaku, akan meminta pendampingan pada pengacara Natalia Rusli untuk memperjuangkan haknya sebagai mantan pekerja di LQ Indonesia Law Farm.
“Ya nanti minta pendampingan ke Ibu NR (Natalia Rusli),” kata Aqiu di Tangerang Selatan, Rabu (13/8/2025).
Aqiu menjelaskan, ia ikut bekerja sebagai sopir pribadi di LQ Indonesia Law Farm selama 8 bulan. Bulan pertama hingga ketiga, uang makan dan gaji lancar.
“Namun bulan ke empat saya menanyakan kenaikan gaji pada Phioruci Pangkaraya (Istri mendiang Alvin Lim) karena yang saya dengar setelah tiga bulan ada kenaikan gaji,” katanya.
“Di sana jalan bulan ke empat mulai itu, uang makan, uang lembur dan gaji seperti dipermainkan. Bahkan uang makan pun harus diminta terus baru di kasih.”
Aqiu mengungkap, alasan Phioruci tak memberikan uang makan karena alasan lupa, saking sibuknya aktivitas yang dia jalani.
“Dia beralasan sibuk. Tapi masa setiap minggu harus seperti itu?,” ungkapnya.
Padahal lanjut Aqiu, saat Alvin Lim masih hidup ia tidak pernah mengalami ketidakadilan dalam bekerja. Bahkan, jika Alvin tahu adanya hal tersebut ia pasti marah.
“Saat masih hidup saya sering mengadu ke Alvin, itu pasti Phioruci ditegur, terus paling alasannya lupa,” jelasnya.
Aqiu yang jenuh dengan kondisi tersebut akhirnya memutuskan untuk meninggalkan LQ Indonesia Law Farm. Delapan bulan menunggur, ia kemudian meminta pekerjaan ke Natalia Rusli.
“Awalnya dia tidak seperti itu. Saya tidak melupakan kebaikannya, tapi belakangan dia berubah total semenjak mengenal sosok yang diduga pria ketiga,” ujar Aqiu.
Sementara Natalia Rusli mengaku akan melakukan pendampingan pada Aqiu terkait masalah tersebut. Ia ingin mematikan bahwa Aqiu mendapatkan haknya.
“Ya nanti akan kita dampingi, akan kita pelajari masalahnya, legalitas perusahaannya hingga ke kontrak kerjanya,” ujar Natalia.