Fraksi Gerindra Soroti Soal Kenaikan Tarif Air PAM Jaya

Siberkota.com, Jakarta – Fraksi Partai Gerindra di DPRD DKI Jakarta menyoroti soal tarif air PAM Jaya, dalam rapat paripurna dalam rangka menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024, Senin (16/6/2025).

Seperti disampaikan Sekertaris Partai Gerindra DPRD DKI, Yudha Permana saat ditemui usai rapat paripurna.

“Tapi intinya kesimpang siuran itu ya harus menjadi catatan dari Pemprov DKI Jakarta bahwa dari sisi komunikasi dan PR-nya harus benar-benar berjalan di Pemprov DKI Jakarta. Jadi pada saat ada kenaikan tarif, sosialisasi dan edukasi dan komunikasinya kepada masyarakat sebagai pengguna atau pelanggan ini harus benar-benar dimaksimalkan, seperti itu. Jadi intinya kita juga merasa bukan hanya di masalah kenaikan tarif, tapi dari banyak hal juga PR public relations dari Pemprov DKI Jakarta itu kurang berjalan, terlalu eksklusif,” tuturnya.

“Kemudian kenaikan tarif ya harus disosialisasikan sebelum ada keputusan, sebelum ada pelaksanaan harus disosialisasikan. Jadi intinya dari berbagai macam bidang dan kedinasan, PR-nya harus berjalan dengan baik,” tambah Yudha.

Menggapinya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyatakan persoalan kenaikan tarif air di Jakarta telah teratasi dengan baik.

“Terkait dengan kenaikan tarif air bersih, proses penetapan penyesuaian tarif air telah berlandaskan sesuai dengan tata kelola yang diatur dalam peraturan mendagri. PAM Jaya telah mengambil langkah terakhir dengan meluncurkan program kartu air sehat sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan menunjukkan keberpihakan khusus bagi penghuni apartemen agar dapat membayarkan tagihan air sesuai dengan volume pemakaian aktual perunit,” katanya.

Baca berita SiberKota lainnya, di Google News

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.