Abaikan Pedulilindungi, Satpol PP Tangsel Berikan Teguran ke Dua Pasar Swalayan di Ciptim

Siberkota.com, Tangerang Selatan – Maraknya beradaan virus Corona varian Omicron, satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan patroli PPKM. Razia itu bertujuan untuk memastikan masyarakat Tangsel agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Hari ini Kami melakukan patroli PPKM. Tim Gagak Hitam ditugaskan di Ciputat Timur, terkait dengan maraknya omicron ini,” jelas Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al-Fachry.

Muksin mengatakan, dalam razia malam hari ini masih banyak ditemukan pelanggaran. Mulai dari pelanggaran yang dilakukan oleh individu, hingga dua pasar swalayan di wilayah tersebut. Pelanggaran yang sering kali dilakukan, yakni terkait aktivasi scan barcode pedulilindungi bagi para pengunjung. Yang mana Pedulilindungi menjadi syarat bagi masyarakat untuk dapat mengakses suatu tempat keramaian, seperti halnya pasar swalayan, mal, hingga tempat wisata.

“Namun ditengah melonjaknya kasus Covid-19, masih ada beberapa tempat keramaian di Tangsel yang abai terhadap persyaratan itu,” terangnya.

Lebih lanjut, Mukhsin menjelaskan, selain itu, dalam razia tersebut masih banyak warga tidak menggunakan masker dan swalayan yang abaikan scan barcode Pedulilindungi, terlebih dipusat perbelanjaan.

“Ada beberapa diantaranya dua pasar swalayan yang pedulilindungi-nya ditinggalkan begitu saja,” katanya.

Melihat hal itu, lanjut Mukhsin, pihaknya  memberikan teguran kepada dua pasar swalayan itu, agar hal serupa tak terjadi kembali.

“Kita beri teguran agar pedulilindungi dijaga, jangan ditinggalkan begitu saja. Kalau tidak ada kontrol disitu, dan pengunjung masuk saja, buat apa juga ada Pedulilindungi. Jadi harus dijaga dan ada petugas untuk dilakukan pengecekan agar mereka lebih perhatian terhadap prokes,” tegasnya.

Selain kedua pasar swalayan itu, Satpol PP Kota Tangsel berlanjut melakukan razia ke sejumlah wilayah lainnya.

“Objek atau lokasi lain yang dikunjungi, adalah komplek Pertamina dan Pasar Rengas,” tutupnya.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.