Warga Kab. Tanherang Keluhkan Lampu Jalan Sering Mati, Kabid PJU : Kami Kurang Personil
Siberkota.com, Kabupaten Tangerang – Sejumlah warga di Kabupaten Tangerang mengeluhkan ruas jalan yang gelap akibat kondisi penerangan jalan umum (PJU) yang tidak berfungsi atau mati.
Seperti pada masa arus mudik lebaran Idul Fitri kemarin, keluhan warga terkait PJU yang tidak berfungsi itu ramai di unggah oleh akun media sosial instagram Info Balaraja.
Menjawab hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Penerangan Jalan Umum Dishub Kabupaten Tangerang, Tjetjep Hindaryanto mengatakan bahwa pihaknya kesulitan dalam melakukan pemeliharaan PJU di Kabupaten Tangerang.
Ia menyebut kurangnya personil adalah faktor utamanya, meskipun demikian pihaknya terus melakukan pemeliharaan tanpa berhenti.
Tjetjep mengaku baru menghentikan aktifitas pemeliharaan ataupun perbaikan lampu PJU hanya saat libur lebaran.
“Kekurangan personil, bisa dibayangkan 29 kecamatan kita hanya punya 7 teknisi” kata Tjetjep, Jumat, (28/4/2023).
“Jadi tiap hari kita itu gak ada berhentinya, baru kemaren pas libur lebaran saya cut, biarin lampu mati dah memang anak-anak juga kan butuh lebaran” sambungnya.
Tjetjep pun menyesalkan adanya peraturan dari Menpan RB yang tidak memperbolehkan penambahan personil. Sebab, ia terkadang dibuat bingung ketika tidak adanya petugas cadangan, jika ada yang berhalangan sakit.
“Pertanyaan saya kalo memang gak boleh nambah, trus nanti kalo misal petugas PJU pada pensiun atau meninggal bagaimana itu ya,” ucapnya.
Tjetjep mengungkap, pihaknya masih terus fokus memaksimalkan PJU di beberapa titik jalan Kabupaten Tangerang. Seperti di jalan Cileles – Bantarpanjang yang kondisinya memang harus dilakukan perbaikan.
“Cileles dan Bantar Panjang itu sudah akan dimulai pemeliharaan sedikit-sedikit, memang PJU nya itu kabelnya yang diatas sudah pada rusak, terus lampunya juga sudah pada mati,” tandasnya.