Wakasek Terduga Pelaku Pelecehan di SMPN 23 Kota Tangerang Ditugaskan di Dinas Pendidikan

Siberkota.com, Tangsel – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin merespon terkait persoalan kasus dugaan pelecehan seksual di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 23 Kota Tangerang.

Detemui di Sekolah Rakyat 33 Kota Tangerang Selatan Jum’at (15/8/2025), Jamal mengaku saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian.

“Ya sekarang sedang di proses di kepolisian, jadi kita tinggal tunggu saja karena kedua belah pihak mengklaim ya baik pihak pelapor maupun terlapor sama mengklaim bahwa dua-duanya bener kita tunggu aja hasil dari polisi dulu aja ya,”ungkap Jamal.

Lebih lanjut, Jamal mengatakan, saat ini guru yang bersangkutan ditugaskan di lingkungan Dinas Pendidikan untuk membantu administrasi.

“Status PNS nya belum (Dicabut) karena belum ada inkranya artinya masih diproses di kepolisian yang jelas gurunya udah tugaskan di dinas pendidikan, sebagai apa pak? ada lah tugas administrasi, sementara untuk gurunya saya of dulu, karena sedang diperiksa oleh Polres, nanti kita dulu dari polisi,” terang Jamal.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Kepala SMP Negeri 23 Kota Tangerang berinisial SY diduga melakukan pelecehan terhadap siswanya berinisial R

Kuasa Hukum korban Tiara Ramadhani mengatakan, pelecehan tersebut berawal korban jatuh dari motor saat berangkat sekolah ditangani oleh Wakepsek tersebut.

“Pas dibopong kedalam ruangan sama teman-temannya, si wakepsek ini nyuruh temannya buat ngambil minyak urut, kamu ambil minyak urut disana tanya sama guru, nah disitu posisinya korban dalam keadaan terbaring dan itu hording dan pintu dikunci, terus temannya gedor-gedor pak ngga ada minyak urut coba kamu tanya aja cari minyak kayu putih, akhirnya turun lagi. Saat ini lah dipelaku melakukan aksinya dari pertama, dia dipegang, dipijit, terus celananya dibuka di korban ini tidak pakai bokser kan jadi dimainin lah alat kelaminnya,” terangnya.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.