Terbengkalai dan Tak Terawat, Anggaran Perawatan Halte di Kota Tangerang Cuma Rp20 Juta Pertahun?

Siberkota.com, Tangerang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang menanggapi persoalan fasilitas umum halte tampak terbengkalai dan tidak terawat dengan kondisi yang memprihatinkan.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Tangerang Maulana Arimatiar Damanik menyampaikan, Halte di Kota Tangerang ada beberapa kepemilikan aset yaitu milik Pemkot Tangerang, Provinsi Banten dan Kementerian.

Kabid Angkutan Dishub Kota Tangerang, Maulana Arimatiar Damanik.

Maulana mengklaim, halte yang dikelolah Dishub Kota Tangerang selalu dilakukan perbaikan dan perawatan meskipun keterbatasan pegawai maupun anggaran.

“Kalau bicara ada Halte yang rusak, mungkin kami setiap tahun itu melakukan perbaikan. Memang dengan anggaran yang ada, kita optimalkan bagaimana halte-halte ini bisa layak, tapi untuk perawatan kita setiap hari, tapi memang anggota kami hanya 5 orang untuk mengurusi Halte se-Kota yang kadang misal hari ini berjalan di sisi jalan apa, mungkin dijalan yang sananya udah dibersihin kemarin, karena ya mungkin debu lagi, baru ke halte ke jalan lainnya, yang halte sini belum bisa kesentuh lagi karena keterbatasan anggota,” terangnya.

“Kalau anggaran kami biasanya menganggarkan sekitar 20 juta setahun, untuk membeli bahan-bahan baku untuk perbaikan Halte itu seperti plafon, kedua mungkin ada apa ya, tralis atau apa, untuk pegangan handel untuk pada saat naik itu, pipa atau apa itu kita perbaiki,” tambahnya.

Kondisi Plafon Halte Pesangerahan Kota Tangerang

Sebelumnya diberitakan, dari pantauan dilokasi, kondisi sejumlah halte di Sepanjang Jalan Jendral Sudirman, Kota Tangerang tampak terbengkalai, tak terawat, dengan kondisi fisik yang sangat memprihatinkan.

Beberapa halte yang kondisinya memperihatinkan antara lain, Halte diseberang Mall Tangcity, Halte didepan Masjid Istiqomah Cikokol, Halte di depan dan seberang Mall Balekota, Halte Imigrasi. Halte Daan Mogot, Halte Puspem, Halte, Pasar Induk Tanah Tinggi, Halte Sudirman, Halte Tajak, Halte Kampung Gusti, Halte Buaran Kandang, Halte Kelapa dan Halte di depan Kampus Universitas Raharja.

Coretan Vandalisme di Halte Cimone Kota Tangerang

Hal serupa juga terlihat pada kondisi fasilitas Halte di sepanjang Jalan Daan Mogot hingga Jalan Gotot Subroto diantaranya, Halte Tanah Tinggi, Halte SMPN 5, Halte Pesangrahan, Halte Asrama Polisi, Halte Sinar Hati, Halte Kenaiban, Halte Cimone, Halte Rajawali, Halte RSU Anisa, Halte Uwung Jaya, Halte Gebang Raya, Halte Kroncong, Halte Jati, Halte Jati Uwung, Halte Kecamatan Jati Uwung, Halte Cimone Jaya dan Halte.

Kondisi Halte SMPN 5 Kota Tangerang

Diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah Halte di Kota Tangerang sebanyak 92 halte yang terdiri dari 10 Halte milik Kementerian Perhubungan, 40 titik halte BRT dan 42 Halte Konvensional milik Pemkot Tangerang.

Baca berita SiberKota lainnya, di Google News

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.