siberkota
Berita Terkini Hari Ini

Pengaruh Revolusi Industri 4.0 Pada Perkembangan Teknologi

Oleh : GALUH IKA PRATAMA PUTRI (211010100138), Mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar ( KIP) Prodi Teknik Elektro UNPAM

Siberkota.com, Tangerang Selatan – Seiring berjalannya waktu pada tahun 50an revolusi industri ketiga membawa teknologi digital ke dunia kerja. Hal ini membuat perusahaan berhenti menggunakan metode analog tradisional sebagai pencatatan komunikasi dan mulai menggunakan komputer.

Dengan revolusi industri digital yang sudah berjalan dengan baik, dunia kini berada di titik puncak revolusi industri 4.0. Revolusi industri 4.0 dibangun di atas revolusi industri digital, mewakili cara-cara baru ketika teknologi menjadi tertanam dalam masyarakat. Revolusi industri 4.0 ditandai dengan munculnya terobosan teknologi di sejumlah bidang, termasuk robotika, kecerdasan buatan, nanoteknologi, komputer kuantum, bioteknologi, Internet of Things (IoT), pencetakan 3D dan kendaraan otonom (autonomous vehicles).

Yang membedakan revolusi industri 4.0 dari tiga revolusi industri sebelumnya adalah perkembangan teknologi. Uniknya dari revolusi industri 4.0 adalah kita bisa meningkatkan komunikasi manusia dan resolusi konflik. Bercirikan perpaduan teknologi fisik dan digital yang menciptakan peluang baru dalam bidang manufaktur, manajemen dan pemerintahan.

Revolusi industri 4.0 diharapkan mempengaruhi empat aspek utama bisnis. Aspek-aspek tersebut adalah peningkatan produk, inovasi kolaborasi, harapan pelanggan dan bentuk organisasi. Dengan begitu, struktur bisnis harus terlihat berbeda dari bentuk tradisional yang biasa kita lihat. Revolusi industri 4.0 mengubah cara manusia hidup, bekerja dan berkomunikasi.

Revolusi industri 4.0 juga membuat ulang (reshaping) sistem pemerintahan, sistem pendidikan, sistem pelayanan kesehatan dan sistem perdagangan, serta hampir disetiap aspek kehidupan. Siapkah kita menghadapi Revolusi Industri 4.0 ini?

Setiap generasi melakukan perkembangan industri dari masa ke masa. Tenaga uap, listrik dan komputasi, masing – masing telah merevolusi cara kita hidup dan bekerja. Jika dulu lompatan industri tersebut berupa alat tenun, bola lampu dan printer 3D, maka untuk selanjutnya adalah internet. Di era ini, web sedang berkembang untuk menyatukan orang, bisnis, mesin dan logistic ke dalam Internet of Things (loT).

IoT memimpin revolusi industri keempat atau yang di kenal juga sebagai industri 4.0. loT memiliki potensi untuk mengubah pemahaman kita tentang bagaimana segala sesuatu dapat terhubung dan juga memberikan nilai yang sangat besar bagi dunia, untuk itu sektor bisnis juga perlu serius menangani risiko-risiko yang baru akan muncul di era konektivitas.

A. Peningkatan Produk Teknologi siber-fisik (revolusi industri 4.0) membuka peluang bagi produsen untuk bereksperimen dengan desain inovatif dan membuat produk khusus untuk memenuhi kebutuhan pengguna individu.

B. Inovasi Kolaborasitif Teknologi revolusi industri 4.0 memungkinkan perusahaan untuk berkolaborasi dengan lebih efisien dari pada sebelumnya. Misalnya, maskapai penerbangan, layanan penyewaan mobil dan pemesanan hotel atau travel bus bisa menggunakan jasa layanan secara langsung di web yang dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Dengan membangun jaringan kolaboratif semacam ini, perusahaan dapat bekerja sama untuk meningkatakan
penjumlahan dan keuntungannya.

C. Pelayanan Pelanggan
Revolusi industri 4.0 membuat cara pelanggan berinteraksi dengan bisnis menjadi semakin mudah. Perangkat seluler yang dilengkapi internet memungkinkan pelanggan untuk menemukan informasi tentang produk dan layanan kapan saja. Jadi jejaring sosial memberikan kesempatan secara terbuka menyuarakan pendapat pelanggan mengenai perusahaan yang berinteraksi, selain itu pelanggan umumnya juga ingin dilayani dengan baik secara individu dan didengarkan pendapatnya, untuk itu kita harus siap bekerja ekstra
untuk para pelanggan.

D. Bentuk Kerjasama dan Kesetaraan
Di masa depan, modal bukan lagi menjadi faktor penting dalam produksi, melainkan bakat. Karena mesin cerdas (intelligent marchines) mulai mengambil lebih banyak peran dalam produksi, sehingga kita dapat melihat peluang dunia kerja yang semakin terbagi-bagi. Hanya akan ada dua jenis keterampilan yang dihargai, yaitu jenis keterampilan berupah rendah dan jenis keterampilan yang di bayar tinggi.

Dalam masa revolusi ini kita harus mulai belajar bekerja bersama robot dan kecerdasan buatan secara efektif. Keduanya sangat membantu kita mencapai tingkat kreativitas yang baru. Revolusi industri 4.0 tidak hanya mempengaruhi perusahaan swasta. Tampaknya revolusi industri 4.0 memiliki pengaruh yang sama kuatnya dengan tiga revolusi sebelumnya. Jika digunakan secara efektif, teknologi baru dapat melengkapi bagian terbaik dari sifat manusia, seperti keaktivitas dan empati. Hal ini membuat manusia mampu mengarahkan nasibnya sendiri
menjadi lebih baik.

Merangkul teknologi baru dan mencari tahu cara penggunaannya akan membuat visi masa depan tersebut menjadi kenyataan. Apakah Universitas Pamulang sudah meaplikasikan teknologi revolusi industry 4.0?

Ya, Universitas Pamulang (UNPAM) sudah menggunakan teknologi ini, contohnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang baru dipasang tahun ini. Untuk sistem kontrolnya menggunakan
Programmable Logic Controller (PLC) yang di pasang oleh Mahasiswa Teknik Elektro. PLTS ini memanfaatkan tenaga surya yang dipasang di atas gedung, program ini diharapkan berdampak positif bagi kampus. Tujuan awalnya digunakan untuk daya listrik ruang kelas dan kantin. Hal ini
juga menjadikan UNPAM berkomitmen dalam membantu pemerintah untuk merealisasikan rencana dan upaya pemerintahan dalam menghapus sumber energi batu bara di tahun 2025.

Selain itu teknologi siber-fisik juga dapat membantu dalam menangani masalah pembayaran, pendaftaran dan sistem peminjaman buku di perpustakaan yang semuanya sudah dapat diakses melalui website. Contoh penerapan lainnya yaitu dari aspek komunikasi, aspek ini memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan keluarga, kerabat bahkan sahabat yang jauh, dengan menggunakan alat komunikasi seperti handphone ataupun komputer. Dan yang terakhir adalah contoh dari aspek transportasi, kita bisa mencari informasi dari media sosial untuk memesan tiket atau hotel secara online melalui website ataupun aplikasi tanpa harus pergi mendatangi pusat informasi tersebut.

Jadi, revolusi industri 4.0 sangat mempermudah kita dalam melakukan berbagai aspek kehidupan, terutama dalam masa pandemi seperti sekarang ini.

“Dalam revolusi industri, bukan ikan besar yang memangsa ikan kecil, tapi ikan tercepatlah yang memakan ikan paling lamban.” -Klaus Schwab.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.