Luar Biasa! Tidak Memiliki Usaha, Kerabat Pejabat di Tangsel Bisa Dapat BLT UMKM
Siberkota.com, Tangerang Selatan – Realisasi bantuan langsung tunai (BLT) untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang digelontorkan oleh Pemerintahan Presiden Jokowi sebesar Rp.600 ribu per penerima di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak tepat sasaran.
Pasalnya, bantuan tersebut jatuh ditangan kerabat pejabat setempat. Parahnya lagi, kerabat pejabat yang menerima bantuan itu tidak memiliki usaha.
“Bagaimana bisa kerabat pejabat setempat justru mendapat bantuan UMKM, padahal mereka tidak memiliki usaha,” tutur salah seorang warga sekitar yang berinisial NN saat diminta keterangan, Sabtu (9/4/2022).
Mengatahui hal itu, NN sangat menyesalkan realisasi bantuan UMKM di wilayah Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren. Bahkan, dia pun mempertanyakan bagaimana sosialisasi dan survey yang dilakukan petugas dalam menentukan penerima bantuan UKM itu.
“Saya ingin tahu bagaimana sosialisasi dan survei yang dilakukan petugas, kok yang dapat kerabat pejabat. Sedangkan kita yang punya usaha ngga dapat,” ungkapnya.
Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun, kerabat pejabat yang menerima bantuan tersebut sebanyak enam orang yang sudah diketahui, yaitu masing-masing berinisial MCH, SMT, IDW, MSH, EYH dan MFH.
Sementara, Lurah Jurangmangu Barat, Dedi Rosadi saat dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan terkait bantuan UMKM yang diduga salah sasaran. Meski begitu, pihaknya akan melakukan pengecekan dilokasi.
“Saya belum cek pak, jadi belum bisa infokan apa-apa. Kalau boleh tau di RT berapa itu pak, saya cari infonya dulu pak,” jelas Dedi.
Seekdar untuk diketahui, bagi masyarakat yang ingin mengetahui jika dirinya mendapatkan bantuan UMKM bisa melakukan pengecekan melalui cara cek penerima bantuan UMKM di eform BRI.
Langkah pertama, buka browser lalu masuk ke laman eform.bri.co.id/bpum, masukkan nomor KTP (NIK), masukkan kode verifikasi, klik proses inquiry dan layar akan menampilkan pemberitahuan apakah anda termasuk penerima bantuan UMKM 2022 atau tidak.