Komplotan Pelaku Begal Sepeda Motor Diringkus Polsek Panongan
Siberkota.com, Kabupaten Tangerang – Kepolisian Sektor Panongan telah berhasil meringkus 4 orang komplotan begal sadis bersenjata tajam yang kerap mengincar pengendara saat melintas di ruas jalan sepi pada malam hari.
Kapolsek Panongan, Polresta Tangerang, Iptu Syamsul Bahri mengatakan, 4 orang pelaku yang telah diamankan itu diantaranya, Yoga Pratama (YP), Aditya Akbar (AA), Ahmad Dias Subagja (ADS) dan Deden Andrian Iskandar (DAI). Dimana seluruh pelaku tersebut ditangkap di dua wilayah yang berbeda.
“Tiga orang pelaku yakni YP, ADS dan DAI ditangkap di wilayah Bekasi, satu orang lagi AA di wilayah Panongan,” kata Iptu Syamsul saat Konferensi Pers di Mapolsek Panongan, Selasa, (1/11/2022).
Dikatakan Syamsul, selain 4 pelaku begal, pihaknya juga turut meringkus satu orang penadah asal Cilegon berinisial DN. Ia ditangkap usai jajaran anggota polsek Panongan berkoordinasi dengan Polsek Cinangka, Polres Cilegon.
“Kami juga berhasil mengamankan DN yang berperan sebagai penadah asal Cinangka, Cilegon Banten,” terangnya.
Dari tangan pelaku, petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa 12 unit sepeda motor hasil curian dan sebilah celurit yang digunakan untuk melukai dan mengancam korbannya.
Syamsul mengungkap pihaknya masih melakukan pengembangan kasus guna memburu 4 pelaku lainnya yang kini telah terindentifikasi dan berstatus DPO.
Kemudian, untuk untuk para pelaku yang telah tertangkap kami dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara.
Sebelumnya, diketahui warga Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Henri Gultom menjadi korban pembegalan, pada Senin, (17/10/2022).
Kanit Reskrim Polsek Panongan, Polresta Tangerang, Iptu AA Surya AF mengatakan, Peristiwa terjadi saat korban yang berprofesi sebagai Dirver Shopee Food hendak mengantar pesanan.
Namun saat diperjalanan, tepatnya di dekat Vihara Cagasasana, Kampung Cukang Galih, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, korban dipepet oleh 3 orang dengan menggunakan 1 motor. Kemudian saat ingin memutar balik, korban langsung di bacok oleh pelaku begal.
“Setelah korban terjatuh akibat dibacok menggunakan celurit, motor korban langsung dibawa oleh pelaku,” ungkapnya.