Begini Tanggapan Menkominfo Soal RUU Nomor 32 Tahun 2022

SiberKota.com, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi menanggapi atas Draf Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 32 Tahun 2022.

Pasalnya, hingga kini, draft RUU Tentang Penyiaran yang dianggap mengancam kebebasan pers tersebut belum berada di tangannya.

Hal tersebut Budi ucapkan pada saat di ruang rapat Komisi I gedung Nusantara II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senin (10/6).

“Terus terang, soal UU Penyiaran kita belum menerima draf aslinya, tunggu aja nanti. Yang pastikan semangat kita membangun pers yang berkualitas, jurnalisme yang berkualitas dan juga bisa melindungi kepentingan rakyat,” ungkapnya.

Awak media pun meminta tanggapannya terkait pasal-pasal yang menjadi polemik pada draft RUU.

Namun, Budi malah enggan berkomentar. Ia menegaskan kembali bahwa draft aslinya belum berada di tangannya.

Sehingga, hal tersebut menjadi pembahasan yang bekum jelas, jika ia mengomentari draft RUU tersebut.

“Udah nanti aja, bahannya itu kata siapa kata siapa, itu kan nantilah. Orang draft aslinya belum diterima oleh kementrian kok dibahas. Jadi kita membahas sesuatu yang belum jelas,” tandasnya.

Diketahui, saat ini Badan Legislasi DPR-RI sedang membahas Revisi Undang-undang (RUU) tentang Penyiaran.

Namun, hal demikian menuai pro kontra, karena terdapat beberapa pasal yang dinilai bertabrakan dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Baca berita SiberKota lainnya, di Google News

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.