Diduga Dampak Bakar Sampah Sembarangan, Bocah 8 Tahun di Tangsel Terkena Ispa
Siberkota.com, Tangerang Selatan – Raya, bocah 8 tahun harus dirawat di RS Eka Hospital BSD usai didiagnosa terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat asap pembakaran sampah yang berlokasi di belakang RSUD Tangsel, Kecamatan Pamulang.
Saat dikonfirmasi, sepupu Raya, Nurissa mengatakan, ponakannya saat ini terbaring lemas di Rumah Sakit akibat Ispa yang dideritanya sejak hari Sabtu lalu.
Dikatakannya, tempat tinggal Raya sendiri berada di perumahan Pamulang Permai 1, dimana lokasi tersebut tak jauh dari tempat pembakaran sampah, tepat di belakang RSUD Tangsel, yang merupakan lapak-lapak liar.
“Di daerah rumah kami sering ada pembakaran sampah. Kami udah lapor juga tapi tidak ada tanggapan. Akhirnya yang kami takutkan kejadian juga, ponakan saya Sabtu lalu sesak nafas dan harus dilarikan ke RS ternyata terkena ISPA,” ujar Nurissa, Selasa (1/8/2023).
Dilanjutkan Nurissa, menurut sepengetahuannya, pembakaran sampah di lahan yang diduga milik RSUD Tangsel tersebut hampir setiap hari, tepatnya di waktu sore.
“Itu dulu lahan RSUD emang suka jadi tempat pembuangan sampah liar. Terus banyak pemulung tinggal disitu bikin Bedeng-bedeng gitu. Setelah itu jadi RSUD pernah bersih. Sekarang balik lagi kaya gitu,” ungkapnya.
Nurissa mengaku, sudah beberapa kali keluarganya menegur agar sampah-sampah tersebut tidak dibakar. Namun usahanya itu tak membuahkan hasil.
“Udah pernah, udah beberapa kali orang rumah kami pernah nyamperin, katanya mau gimana lagi, mereka ga tau sampahnya mau dikemanain,” tuturnya.
Sementara saat dikonfirmasi terpisah, pihak RSUD Tangsel membantah lahan tersebut milik RSUD atau Pemerintah Daerah.
“Engga (bukan milik RSUD). Jadi pembakaran itu adanya di tanah milik pak Lurah Bonan. Dan itu biasanya ditempati pemulung-pemulung itu,” ujar Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Tangsel, dokter Taufik saat dikonfirmasi.
Menurut Taufik, dirinya belum mengetahui apakah pihak Rumah Sakit sudah melapor ke RW atau belum terkait asap pembakaran itu.
“Bagusnya sih memang ini menjadi perhatian ya. Cuman saya belum update lagi apakah RS sudah melapor ke RW atau belum,” pungkasnya.