Penguatan Dalam Tubuh KPK Solusi Efektifitas Pemberantasan Korupsi

Siberkota.com – Korupsi yang makin menjamur kini terjadi di hampir semua sektor, sehingga menimbulkan sebuah persepsi bahwa korupsi sendiri dianggap seperti bukanlah suatu perbuatan yang salah, namun ditengah perkembangan zaman yang semakin maju jelas publik serta masyarakat indonesia juga menjadi semakin pintar dalam melihat suatu permasalahan yang sedang bergulir.

KPK sebagai salah satu lembaga yang memiliki fokus dalam pemberantasan korupsi kerap sekali mendapat sebuah intimidasi yang luar biasa, mulai dari pelemahan kewenangan, gerakan-gerakan pelemahan terhadap KPK hingga dengan adanya rencana usaha pembubaran KPK.

Ahsanu selaku Ketua bidang Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) berpendapat, korupsi yang kian menjamur seperti hari ini adalah akibat dari pelemahan lembaga seperti KPK yang memang fokus dalam memberantas serta mencegah sebuah tindakan korupsi, namun belakangan KPK ini di buat seperti musuh bersama selalu di cari cela untuk melakukan pelemahan baik dari dalam ataupun dari luar sehingga peran dan fokus KPK menjadi terbelah menyebabkan Ketidakoptimalan KPK dalam mengusut kasus-kasus korupsi yang terjadi Di Indonesia.

“Berbagai perubahan terhadap undang-undang yang berfungsi sebagai dasar legitimasi bagi KPK dalam menjalankan tugas, pokok, dan fungsinya menjadi kendala utama yang kerap kali dihadapi oleh lembaga tersebut. Selain dari berbagai perubahan undang-undang pelemahan KPK juga disebabkan oleh kepentingan-kepentingan politik suatu kelompok untuk mengamankan kelompoknya dari jeratan KPK,” ungkapnya.

Maka dari itu, lanjut Ahsanu, penguatan KPK bukan hanya dari sekedar pada aturan hukum saja, namun juga pada keleluasaan yang diberikan kepada KPK untuk mengatur kelembagaan secara Internal KPK tanpa adanya intervensi yang terlalu dalam dari pihak luar yang nantinya mungkin akan berakibat bukan untuk memberantas namun malah beralih sebagai pelindung koruptor. Penguatan pada tubuh KPK haruslah di lakukan dari internal tubuh KPK sendiri yang harus di isi oleh orang-orang yang berintegritas.

“Dengan prestasi ketua KPK yang sangat cemerlang di buktikan kasus mega korupsi yang dapat di bongkar oleh ketua KPK dan team di dalam KPK, maka kami menaruh kepercayaan lebih bahwa Firli Bahuri selaku ketua KPK pasti lebih paham siapa yang memiliki kemampuan untuk membantunya dalam misi pemberantasan korupsi di Indonesia, namun jika KPK selaku lembaga penegak hukum terus mendapat intervensi dari pihak eksternal maka kemungkinan-kemungkinan pemberantasan korupsi akan terhambat,” tutup Ahsanu.


Berita Video: Duka Korban Tsunami Pendeglang Masih Berlanjut

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.