Zat Kimia yang Terbakar di Tangsel hingga Cemari Sungai Cisadane Capai Belasan Ton

Siberkota.com, Tangerang Selatan – Manajer Operasional PT Biotek Sarana Tama, Lucky Hasan mengatakan,  zat kimia pestisidi yang terbakar di Gudang Penyimpanan Kawasan Taman Tekno BSD Kota Tangerang Selatan(Tangsel) sebanyak belasan Ton.

“Kalo di dalam sekitar 10-15 ton. Tapi gak cair semua, ada juga yang padat, campur,” terangnya saat diminta keterangan Rabu, (11/2/2026).

Lucky menjelaskan, produk pestisida dipakai pelanggan perusahaan jasa pembasmi hama (pest control) serangga seperti nyamuk, kecoa, rayap dan lain sebagainya.

“Iya produk impor China, untuk bongkar muat pengiriman ke wilayah Jabodetabek,” terangnya.

Sementara itu,  Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, insiden pencemaran sungai oleh zat kimia tersebut berdampak serius terhadap ekosistem.

Menurutnya, pencemaran di Sungai Cisadane dilaporkan telah meluas hingga kurang lebih 22,5 kilometer. Meliputi wilayah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.

“Dampak yang teridentifikasi, antara lain kematian berbagai biota akuatik. Seperti ikan mas, ikan baung, ikan patin, ikan nila, dan ikan sapu-sapu,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, kementerian lingkungan hidup telah melakukan pengambilan sampel air di bagian hulu dan hilir Sungai Cisadane. Mengumpulkan sepuluh sampel ikan mati untuk diuji di laboratorium.

“Pemeriksaan lanjutan juga akan dilakukan terhadap air Sungai Jeletreng, air tanah, serta biota perairan lainnya dengan melibatkan ahli toksikologi,“ jelas Hanif.

Politikus asal Partai Amanat Nasional itu menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti insiden ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemerintah akan memastikan proses penegakan hukum berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Termasuk evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan bahan berbahaya dan beracun yang diterapkan oleh perusahaan,” tegasnya.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.