Tragedi Kecelakaan Maut di Jalan Pasar Kemis, RIGHTS Sebut Kegagalan Kepemimpinan Bupati Tangerang
Siberkota.com, Tangerang – Lembaga Riset, Kebijakan Publik dan Hak Asasi Manusia (Rights) turut menyoroti persoalan tewasnya 4 pengendara akibat kecelakaan yang diduga dipicu oleh kondisi jalan Pasar Kemis – Rajeg Kabupaten Tangerang yang rusak.
Peneliti Rights, Rijal mengatakan, tragedi kecelakaan akibat jalan rusak ini sebagai bentuk kegagalan sistemik kepemimpinan Bupati Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah dalam satu tahun masa jabatan mereka.
Menurutnya, Bupati dan Wakil Bupati Tangerang tersebut gagal menjalankan janji kampanye, terutama terkait perbaikan infrastruktur jalan. Kepemimpinan keduanya, cenderung bersifat lips service, sama seperti banyak politisi lainnya.
“Hal yang paling mencolok adalah adanya infrastruktur rusak yang memakan korban, namun tidak ditanggapi dengan serius, situasi ini sebagai kegagalan kebijakan yang sistemik,” kata Rijal tegas.
Ia menambahkan, pola perbaikan jalan saat ini cenderung reaktif, baru diperbaiki setelah viral atau memakan korban, bukan atas dasar perlindungan publik yang terencana.
Rijal juga menyoroti lemahnya pengawasan mutu konstruksi yang menyebabkan jalan cepat kembali rusak, serta tertutupnya akses data anggaran pemeliharaan.
“Jika perbaikan dilakukan setelah korban jatuh, maka pemerintah berjalan dalam logika krisis, bukan perlindungan publik. Di mana peta titik rawan? Di mana prioritas berbasis data kecelakaan? Jika tidak ada, maka ini bukan sekadar lambat ini abai,” imbuhnya.
Sebagai penutup, Rijal mendesak adanya audit keselamatan jalan secara independen dan meminta Ombudsman untuk membuktikan adanya dugaan maladministrasi dalam pencegahan jatuhnya korban di titik yang sama.
Menurutnya, keselamatan publik adalah indikator dasar kualitas kepemimpinan. Jika gagal, Pemkab Tangerang layak mendapat “Rapor Merah”.
“Lembaga seperti Ombudsman harus turun melihat bahwa dugaan maladministrasi itu ada dalam pencegahan jatuhnya korban di tempat yang sama,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, insiden kecelakaan yang tidak biasa terjadi di Jalan Pasar Kemis – Rajeg Kabupaten Tangerang, dimana dalam kurun 13 hari dilaporkan telah memakan empat pengendara menjadi korban kecelakaan maut.
Insiden pertama terjadi pada Minggu (1/2/2026), seorang wanita berusia 42 tahun harus merenggut nyawa setelah terjatuh dari motor dan terlindas truk molen, saat melintasi jalan tersebut tepatnya di depan PT Victory Chingluh. Kecelakaan berikutnya menimpa seorang pengendara motor wanita berinisial SM (21) pada Minggu (7/2/2026). Korban meninggal di tempat usai alami kecelakaan dengan dump truk.
Selanjutnya kecelakaan terjadi pada Rabu (11/2/2026). Di mana pengendara motor berinisial ML (19) terlibat kecelakaan dengan truk trailer hingga tewas di tempat. Dan kecelakaan terakhir terjadi pada Jumat (13/2/2026), yang menimpa seorang siswi SMA berinsial CRA. Korban tewas usai motor yang dikendarainya tertubruk truk molen.
“Penyebabnya berbeda-beda, ada yang human eror dan ada juga kejadian yang TKP-nya dekat jalan rusak, adanya jalan rusak juga bisa menjadi faktor penyebab, kami akan koordinasi dengan instansi terkait,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa saat diminta keterangan, dikutip Senin (16/2/2026).