Sekwan DPRD Banten Akan Usulkan Pebangunan Gedung Baru Fraksi 8 Lantai Tahun 2025

Siberkota.com, Serang – Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten Deden Apriandhi Hartawan memastikan rencana pembangunan gedung baru fraksi setinggi 8 lantai dengan konsep menara Banten akan diusulkan di tahun 2025 mendatang.

Rencana pembangunan gedung baru fraksi sebagai respon cepat mengenai penambahan jumlah kursi DPRD Banten dari 85 menjadi 100 di Pemilu 2024.

“Kami dari sekretariat akan memfasilitasi anggota dan pimpinan DPRD, terkait keputusan pemerintah menambah kursi dari 85 jadi 100 itu harus mempertimbangkan kapasitas gedung DPRD,” ujar Deden di Kota Serang, Rabu (13/3/2024).

“Sementara ini kapasitas gedung terutama untuk ruang fraksi kan masih belum layak. Makanya kita mempersiapkan rencana pembangunan gedung baru fraksi untuk menampung kapasitas 100 orang,” sambung Deden menambahkan.

Menurut Deden, di beberapa daerah di Indonesia sebagian besar DPRD Provinsi sudah memiliki bangunan khusus gedung fraksi.

Meski begitu, Deden berujar, usulan pembangunan gedung fraksi DPRD Banten akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran serta prioritas pembangunan.

“Tahun ini dipastikan tidak ada, tapi kita usulkan di tahun 2025. Tinggal nanti kan harus melalui rapat-rapat di Badan Anggaran serta TAPD (tim anggaran pemerintah daerah,red),” ungkap Deden.

Senada, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Banten, Dian Eka Widiantara menambahkan, rencana pembangunan gedung fraksi 8 lantai berkonsep menara Banten sudah lama dibahas.

“Tantanganya saya pikir bagaimana caranya biar desian gedung ini tidak bersebrangan dengan desain yang ada sekarang. Makanya terpikirkah kemudian kita ingin memamerkan menara Banten, jadi konsep menara kita tempelkan di gedung 8 lantai,” ucap Dian.

“Ketinggian gedung 8 lantai dengan menara Banten itu hampir mirip. Jadi kita sudah terbayangkan menara Banten dibelah dua ditempel di depan, lengkap sudah nanti disini ada gambar Kaibon, Surosowan, paduraksa, atap limasan dan nanti ada menara Banten,” tuturnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Cakra itu menjelaskan letak bangunan nanti berada di depan gedung lama yang menghadap ke jalan utama.

“Letaknya di depan kita simpan dipinggir jalan. Nanti akan terintegrasi, tapi saya sarankan gedung baru nanti jangan menyatu dengan bangunan lama, karena kita tidak tahu kekuatan gedung lama kan. Makanya kita lebih baik dibikin terpisah,” katanya.

Dian mengungkapkan, hasil perencanaan gedung fraksi sudah keluar, termasuk kajian lingkungan telah rampung. Jadi tinggal dilaksankan tahun depan.

“Harusnya sih tahun ini, tapi karena tahun ini ada pemilu. Jadi anggaran tidak mungkin bisa dialokasikan untuk disini, paling kan bisa dimulai di tahun depan,” terang Dian.

Dia memperkirakan waktu pengerjaan gedung fraksi membutuhkan waktu sekitar dua tahun. “Ini harus dikerajakan dua tahap, tahap pertama pembangunan infrastruktur 8 lantai, kedua pembangunan arsitekturnya. Jadi bisa 2 tahunan,” pungkasnya.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.