Segudang Prestasi, Atlet Futsal Terlempar di SPMB SMAN 6 Kota Tangsel

Siberkota.com, Tangsel – Warga Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Sopian mendatangi kantor GP Ansor Kota Tangsel mengadukan persoalan nasib anaknya Syfa Aulia Azahra tidak diterima di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA Negeri 6 Tangsel jalur prestasi non akademik.

Sopian mengaku heran anaknya yang merupakan seorang Atlet Futsal berprestasi di Kota Tangsel tidak diterima, meski semua persyaratan sudah terpenuhi.

“Waktu saya daftar online ditanggal 18 semua data diupload sudah diverifikasi. Nah dari tanggal 19 sampai 23 posisi anak itu masih ada diurut nomor urut itu sampai tangal 23 siang itu nomor urutnya hilang dan berubah keterangannya tidak diterima disekolah pilihan. Padahal anak saya ini untuk standar umur masuk 16 tahun dibulan juli ini, untuk nilai rapot rata-ratanya 91,64 artinya melebihi standar rata-rata disekolah tersebut terima, standar mereka itu 88, nah untuk ijazah kelulusan 90,80. Artinya peraturan juknis SPMB sudah diterima, yang ketiga melalui jalur non akademik lewat prestasi atlet futsal. Nah, anak saya ini punya sertifikat Pekan Olahraga Kota Tangsel tahun 2023, itu juara 2 tingkat kota dan sudah kita lampirkan foto mendali, sertifikat, rekomendasi dari Koni Tangsel, rekomendasi dari Cabang Olahraga Futsal Tangsel serta kemarin lulus seleksi Kejurda Provinsi Banten 2025, anak saya juga sudah menjadi atlet di Tangsel dan pemain liga di Asosiasi Akademi Futsal Indonesia di Kota Tangerang pemain Club. Masa sekelas atlet pemain club tidak diterima di SMA 6 itu dengan alasan tergeser dengan siswa lain yang berprestasi. Nah disitu tidak ada keterangan yang menjadi dasar kenapa anak saya itu seorang atlet berprestasi di Tangsel tertolak gitu untuk masuk sekolah,” ungkapnya, Rabu (25/6/2025).

Sertifikat Pekan Olahraga Tingkat Kota Tangsel milik Syfa Aulia Azahra.

Sementara itu, Koordinator LBH Ansor, Dhenis mengatakan akan menindaklanjuti aduan kejanggalan dari masyarakat kepada pihak sekolah terkait.

“Ya pada hari ini kami menerima aduan dari masyarakat Kota Tangsel yang berdomisili di Kecamatan Pamulang. Dimana dia orangtua dari Atlet Futsal Putri Kota Tangsel yang cukup berprestasi dan memiliki nilai rapot sekolah diatas rata-rata serta rumah nya juga tidak jauh dari sekolah, namun ketika didaftarkan pihak sekolah tidak menerima. Oleh karenanya terhadap kejanggalan kejanggalan tersebut kami akan mengirimkan surat kepada sekolah terkait untuk menindaklanjuti permasalahan ini,” pungkas Dhenis.

 

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.